Biar Saja Viral, Biar Pemerintah Pusat & Provinsi Tahu Perjuangan Warga Bandung Dapat KTP-el

Biar saja helm jadi alat antrean viral. Biar pemerintah pusan dan provinsi tahu perjuangan warga Kabupaten Bandung dapat KTP-el.

Biar Saja Viral, Biar Pemerintah Pusat & Provinsi Tahu Perjuangan Warga Bandung Dapat KTP-el
istimewa
Antrean helm di Disdukcapil Kabupaten Bandung. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mumu Mujahidin

TRIBUNJABAR.ID, SOREANG - Pihak Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bandung mengaku tidak bisa berbuat apa-apa terkait warganya yang harus mengantre sejak pagi buta.

Kepala Seksi Identitas Penduduk Agus Muhammad Yusuf, mengatakan terbatasnya blangko KTP-Elektronik (KTP-el) membuat warga terpaksa datang jauh-jauh dari seluruh kecamatan karena tidak ada permohonan KTP-el di setiap kecamatan.

"Bisa saja kami membagi 500 keping blangko yang ada ke setiap kecamatan, ada 31 kecamatan di Kabupaten Bandung. Paling setiap kecamatan hanya mendapat 16 keping blangko. Sementara pemohon lebih dari itu, jadi sulit," katanya melalui telepon seluler, Jumat (9/8/2019).

Hal itu membuat warga dari setiap kecamatan terpaksa harus datang ke Kantor Disdukcapil di Soreang.

Bahkan mereka harus berebut 100 nomor antrean pembuatan KTP-el.

"Setiap hari masyarakat sudah tahu kalau kuota itu 100 per hari, jadi mereka datang subuh-subuh ke Disduk untuk menyimpan helm di situ. Ada yang datang setengah 4, yang datang jam 6 saja mereka sebenarnya tidak mendapat antrean 100," ujar Agus Muhammad Yusuf.

Menurutnya warga sampai terpaksa salat Subuh di masjid dekat kantor Disdukcapil.

Sambil menunggu kantor buka masyarakat membuat antrean menggunakan helm.

Bahkan sebelum pemberiaan nomor antrean dan pemeriksaan berkas oleh petugas sekitar jam 07.00 WIB, masyarakat biasanya bisa sarapan di sekitar Kantor Disdukcapil.

Halaman
12
Penulis: Mumu Mujahidin
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved