Berkah Iduladha Bagi Dede Salman, Jualan Bungkus Ketupat di Purwakarta Laris Manis

Menjelang petang, Dede Salman (27) baru menggelar lapak dagangannya. Pria itu pun meletakkan bungkus ketupat

Berkah Iduladha Bagi Dede Salman, Jualan Bungkus Ketupat di Purwakarta Laris Manis
Tribunjabar/Ery Chandra
Dede Salman saat melayani pembeli, di Jalan Ibrahim Singadilaga Nomor 46, RT.11/02, Kelurahan Nagri Kaler, Kabupaten Purwakarta, Jumat (9/8/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ery Chandra

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Menjelang petang, Dede Salman (27) baru menggelar lapak dagangannya. Pria itu pun meletakkan bungkus ketupat yang dihamparkan menggunakan lapisan plastik.

Tak lama, seorang perempuan datang. Membeli puluhan bungkus ketupat. Dengan cekatan Dede mengikat bungkus ketupat itu dan membungkus menggunakan kantong kresek.

Dua hari menjelang Iduladha memberi berkah bagi pedagang bungkus ketupat ini.

Dia satu-satunya pedagang yang menjajakan ketupat di Jalan Ibrahim Singadilaga Nomor 46 RT 11/02, Kelurahan Nagri Kaler, Kabupaten Purwakarta tersebut.

Pemkot Bandung Tahun 2019 Bangun 20 Taman, Pengerjaan Baru Tuntas 50 Persen

Dede beralasan memilih berjualan dipinggir jalan karena banyak orang yang melintas. Sedangkan jualan di Pasar harga ketupat bisa murah karena banyak penjual lainnya.

"Di sini harga bisa Rp 8 ribu sampai Rp 10 ribu satuan. Sehingga bisa meningkat untungnya. Baru tadi malam di sini. Syukur tadi usai Salat Jumat banyak yang beli. Sudah laku 2.000 ketupat," ujar Dede, di lapak jualannya, Kabupaten Purwakarta, Jumat (9/8/2019).

Warga Kecamatan Cipeundeuy, Kabupaten Bandung Barat ini mengaku meraup keuntungan berlipat. Ketupat dari bahan daun kelapa muda itu hasil buatan sendiri di kediamannya.

Kasus Pemadaman Listrik, Telkomsel Tawarkan Paket Rp 10 untuk Pelanggan yang Terdampak

"Sebanyak 4.000 ketupat saya buat sendiri di rumah. Rencana jualan sampai besok. Tapi kalau malam ini habis langsung pulang," katanya.

Ayah satu anak itu menuturkan setahun dua kali berjualan di Purwakarta. Dia mengaku berjualan musiman itu telah dilakoninya sejak usia 16 tahun hingga kini.

"Sehari-hari saya kerja di Primajasa. Jualan musiman seperti ini sangat berkah. Lumayan rezeki ini untuk keluarga," ujarnya.

Sejahterakan Atlet di Masa Pensiun, KONI Kota Bandung Wacanakan Program Pelatihan dan Magang

Penulis: Ery Chandra
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved