VIDEO Puteri Ketiga KH Maimun Zubair Sebut Ayahnya Milik Semua Bangsa
"Hidupnya didedikasikan sepenuhnya untuk bangsa ini," kata Nyai Hj Shobihah Maimoen saat ditemui di Pondok Pesantren Khas Kempek, Kecamatan Gempol, Ka
Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: yudix
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ahmad Imam Baehaqi
TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Puteri ketiga KH Maimun Zubair, Nyai Hj Shobihah Maimoen, menyebut ayahnya bukan cuma milik keluarga.
Mbah Moen telah menjadi milik semua kalangan bangsa Indonesia.
Sebab, seluruh waktu dan pemikiran Pengasuh Pondok Pesantren Al Anwar Sarang, Rembang, itu dicurahkan untuk bangsa Indonesia.
• LINK LIVE STREAMING Liga 1 PERSELA VS PERSIB, Ogah Kebobolan di Menit-menit Akhir Lagi!
• LINK LIVE STREAMING Liga 1 PERSELA VS PERSIB, Persela Siap Tempur, Kondisi Persib Bandung?
• VIDEO Prediksi Susunan Pemain Persib, Nilmaizar Pasang Alex untuk Bobol Maung
"Hidupnya didedikasikan sepenuhnya untuk bangsa ini," kata Nyai Hj Shobihah Maimoen saat ditemui di Pondok Pesantren Khas Kempek, Kecamatan Gempol, Kabupaten Cirebon, Kamis (8/8/2019).
Ia juga meminta seluruh elemen bangsa untuk mengikhlaskan kepergian Mbah Moen.
Selain itu, pihaknya meminta doa agar Mbah Moen diberi tempat terbaik di sisi Allah SWT.
"Mbah Moen sudah memberi banyak pelajaran, kita tinggal meneladaninya," ujar Nyai Hj Shobihah Maimoen.
Ia mengatakan, teladan yang sering kali dicontohkan Mbah Moen ialah perihal cinta dan kasih sayang.
Karenanya, Mbah Moen dikenal sebagai sosok penyayang kepada semua kalangan.
Bahkan, terhadap santrinya yang nakal sekalipun Mbah Moen tidak pernah memarahinya.
Ia juga meminta seluruh elemen bangsa untuk mengikhlaskan kepergian Mbah Moen.
Selain itu, pihaknya meminta doa agar Mbah Moen diberi tempat terbaik di sisi Allah SWT.
"Mbah Moen sudah memberi banyak pelajaran, kita tinggal meneladaninya," ujar Nyai Hj Shobihah Maimoen.
Ia mengatakan, teladan yang sering kali dicontohkan Mbah Moen ialah perihal cinta dan kasih sayang.
Karenanya, Mbah Moen dikenal sebagai sosok penyayang kepada semua kalangan.
Bahkan, terhadap santrinya yang nakal sekalipun Mbah Moen tidak pernah memarahinya.
Video dan artikel lainnya klik link berikut:
Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Video Production: Wahyudi Utomo