Kekeringan Berkepanjangan, Plt Bupati Herman Ajak Warga Salat Minta Hujan

Herman Suherman, imbau warga untuk melaksanaan Salat Istisqa di lingkungan masjid terdekat dan lingkungan alun-alun kecamatan masing-masing wilayah

Kekeringan Berkepanjangan, Plt Bupati Herman Ajak Warga Salat Minta Hujan
Tribun Jabar/Ferri Amiril Mukminin
Ilustrasi lahan kering di wilayah Sindangbarang 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferri Amiril Mukminin

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Plt Bupati Cianjur, Herman Suherman, mengimbau warga untuk melaksanaan Salat Istisqa di lingkungan masjid terdekat dan lingkungan alun-alun kecamatan masing-masing wilayah Jumat (9/8/2019).

Hal itu dikatakan Herman melihat terjadinya musim kemarau berkepanjangan yang berdampak pada kekeringan dan rusaknya sejumlah lahan pertanian.

"Saat ini di beberapa wilayah sedang mengalami kekeringan akibat kemarau panjang," kata Herman, Kamis (8/8/2019).

Ia mengatakan sudah menerbitkan surat imbauan kepada perangkat daerah agar melaksanakan salat istisqa di kecamatan masing-masing.

Herman juga mengajak warga di wilayah perkotaan untuk salat Istisqa ( Istiska, Salat Minta Hujan) berjamaah di Alun-alun Cianjur pada pukul 13.30 WIB setelah salat Jumat.

Kekeringan Meluas di Jawa Barat, Capai Puluhan Kabupaten dan Kota, Ini Daftar Daerahnya dari BPBD

Peneliti ITB Sebut 50 Tahun Lagi Bandung Bakal Sulit Air, Kekeringan Bencana yang Dianaktirikan

"Kekeringan ini mengakibatkan sulitnya air bersih dan lahan pertanian juga rusak, terutama areal pesawahan. Maka, alangkah baiknya kita sama-sama berdoa kepada Allah Swt untuk meminta menurunkan hujan. Karena salat istisqa ini juga sudah dilakukan pada masa Rasulullah," katanya.

Herman juga mengingatkan jajarannya untuk selalu siap siaga menghadapi kekeringan. Tidak hanya kekurangan pasokan air bersih, tetapi kekeringan juga dikhawatirkan menimbulkan kebakaran.

"Pemadam kebakaran juga harus selalu siaga, karena kekeringan bisa saja menimbulkan kebakaran," ujar dia.

Ia juga mengimbau untuk mengatasi sementara kekurangan air, pihaknya sudah memasok air bersih ke wilayah-wilayah tertuntu yang terkena dampak. Pihaknya juga meminta Perumdam selalu mengawasi pelayanan penyediaan air bersih bagi warga.

"BPBD juga sudah mengeluarkan surat siaga kekeringan, dan musim kemarau diprediksi berakhir pada bulan Agustus ini," katanya.(fam)

Penulis: Ferri Amiril Mukminin
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved