Kak Seto Ajak Orangtua Populerkan Kembali Permainan Tradisional, Biar Anak Tak Main Hape Terus

Di Tasikmalaya, tokoh perlindungan anak nasional, Seto Mulyadi atau yang akrab disapa Kak Seto mengajak para orangtua

Kak Seto Ajak Orangtua Populerkan Kembali Permainan Tradisional, Biar Anak Tak Main Hape Terus
tribunjabar/isep heri
Talkshow bersama Kak Seto di Aula DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Kamis (8/8/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Isep Heri

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Di Tasikmalaya, tokoh perlindungan anak nasional, Seto Mulyadi atau yang akrab disapa Kak Seto mengajak para orangtua untuk mempopulerkan kembali permainan tradisional.

Menurut pria pencipta lagu Si Komo Lewat Tol ini, saat ini anak-anak mulai melupakan permainan tradisional dan memilih sibuk dengan gawai.

Padahal, kata dia, selain fungsi gawai sangat banyak manfaat terdapat pula fungsi negatif yang mengiringi dan bisa memapar ke anak.

"Gawai itu ibarat sebilah pisau. Ada manfaatnya ada juga bahayanya," kata Kak Seto saat ditemui seusai mengisi Talkshow di Aula DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Kamis (8/8/2019).

"Bahayanya kalau kita lupa waktu sampai lupa ibadah, belajar, membantu keluarga dan sebagainya. Karena itu, orang tua harus mengarahkan anak menggunakan gawai secara cerdas agar waktu tidak berlebihan," tuturnya.

Gratis Pengambilan Barang Bukti Secara Online, Kejari Cianjur Minta Kepala Desa Bantu Warga Awam

Karena gawai juga menyediakan segalanya, termasuk ajaran negatif, lanjut pria berkacamata itu para orang tua harus selalu menemani anak-anak dalam bermain dan belajar.

"Termasuk saat anak-anak menggunakan gawai," ujarnya.

Disebutkannya saat ink banyak anak yang sangat tergantung gawai. Dan tentunya berpengaruh pada proses perkembangan anak termasuk bersosialisasi.

"Maka sebagai orangtua mempopulerkan kembali permainan tradisional di Tasikmalaya itu harus kalau bisa. Itu manfaatnya sangat tinggi untuk kesehatan dan anak bisa bersosialisasi dan bekerja sama," katanya.

Kak Seto ke Tasikmalaya sengaja diundang oleh KPAID Tasikmalaya.

Ketua KPAID Tasikmalaya, Ato Rinanto mengatakan Kak Seto dihadirkan dalam puncak rangkaian Hari Anak Nasional di wilayahnya.

Komplotan Maling Ini Hanya Mencuri Mobil Pikap, Tidak Mau Mobil Lain, Ternyata Ini Alasannya

"Kami tahun ini mengusung tema kita jaga anak, esok anak jaga kita. Sebuah tema yang sengaja kami usung karena kami melihat dari beberapa kasus yang kami tangani hampir 93 persen berangkat dari pola asuh yang tidak tepat," jelas Ato Rinanto di lokasi yang sama.

Melalui momentum ini KPAID bermaksud menggugah kembali masyarakat agar pentingnya segala hal berangkat dari rumah.

"Intinya memberikan peningkatan wawasan pola asuh kepada anak," ujarnya.

Penulis: Isep Heri Herdiansah
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved