Gunung Ciremai Kebakaran, BPBD Jabar Telah Evakuasi Pendaki, Plh Sekda Jabar Imbau Pemda Waspada

Plh Sekda Jabar Daud Achmad mengatakan bahwa berbagai pihak masih berupaya memadamkan kebakaran hutan telah terjadi di Blok Gua Walet, Puncak Taman Na

Gunung Ciremai Kebakaran, BPBD Jabar Telah Evakuasi Pendaki, Plh Sekda Jabar Imbau Pemda Waspada
istimewa
Kepulan asap akibat kebakaran hutan di Gunung Ciremai terlihat dari wilayah Argalingga, Kabupaten Majalengka. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhammad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Masyarakat Jawa Barat diimbau untuk tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran lahan ataupun kebakaran hutan pada musim kemarau yang mulai memasuki masa puncaknya tahun ini.

Pemerintah bersama masyarakat pun diimbau terus mewaspadai potensi kebakaran lahan atau hutan, terutama di kawasan yang rawan kebakaran.

Plh Sekda Jabar Daud Achmad mengatakan bahwa berbagai pihak masih berupaya memadamkan kebakaran hutan telah terjadi di Blok Gua Walet, Puncak Taman Nasional Gunung Ciremai, Kabupaten Kuningan, Rabu (7/8/2019).

Sementara semua jalur pendakian Gunung Ciremai ditutup.

"Saya imbau pemerintah kabupaten dan kota, yang wilayah-wilayahnya berpotensi mengalami kebakaran, agar bisa lebih intens waspada. Masyarakat bisa seminim mungkin melakukan hal-hal yang bisa menyebabkan kebakaran," kata Daud Achmad di Gedung Sate, Kamis (8/8/2019).

Plh Sekda Jabar, Daud Achmad, ditemui di Gedung Sate, Kamis (8/8/2019)
Plh Sekda Jabar, Daud Achmad, ditemui di Gedung Sate, Kamis (8/8/2019) (Tribun Jabar/Muhammad Syarif Abdussalam)

Seperti diketahui, kebakaran hutan saat kemarau juga biasa terjadi di Gunung Papandayan dan Gunung Guntur di Kabupaten Garut.

Kebakaran lahan biasa terjadi di kawasan pertanian yang akan dibuka.

Daud Achmad mengatakan, luas area yang terbakar di puncak Gunung Ciremai sekitar 308 hektare.

BPBD Provinsi Jawa Barat juga berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Majalengka, Kabupaten Kuningan, TNGC, dan BNPB untuk menangani bencana tersebut.

Semua pendaki yang ada di jalur pendakian telah dievakuasi.

Penutupan jalur Pendakian Taman Nasional Gunung Ciremai dilakukan pada jalur Apuy (Majalengka), Palutungan (Kuningan), Linggajati (Kuningan), dan Linggasana (Kuningan).

"Api masih menyala dan menyebar ke arah utara. Personil yang terlibat sebanyak 84 orang dari Tim Gabungan naik dalam rangka pemadaman dan pengiriman logistik sudah dilakukan pagi," katanya.

Dari pendakian jalur Apuy, katanya, sebanyak 33 orang telah berhasil dievakuasi pada pukul 01.25 WIB.

Pendaki jalur Palutungan Sebanyak 23 orang masih dalam proses evakuasi, dan pemantauan dari Pos Palutungan masih dilaksanakan oleh MPGC Palutungan.

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved