Ditemukan Hewan Kurban di Bawah Umur dan Tidak Sehat, Pemkab Cirebon Imbau Warganya Begini

Ali Effendi, mengatakan, hewan kurban yang sehat, sebelumnya telah melewati pemeriksaan dokter hewan dan diberi tanda sehat berupa kalung kertas

Ditemukan Hewan Kurban di Bawah Umur dan Tidak Sehat, Pemkab Cirebon Imbau Warganya Begini
Tribun Jabar/Hakim Baihaqi
Sapi kurban yang dijual di Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Dinas Peternakan Kabupaten Cirebon mengimbau, kepada seluruh warga di Kabupaten Cirebon yang hendak berkurban, untuk membeli hewan kurban dalam kondisi sehat serta layak

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon, Ali Effendi, mengatakan, hewan kurban yang sehat, sebelumnya telah melewati pemeriksaan oleh dokter hewan dan telah diberikan tanda sehat berupa kalung kertas.

"Yang dimaksud sehat adalah, baik dari fisik atau usianya," kata Ali di Komplek Perkantoran Pemkab Cirebon, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Kamis (8/8/2019).

Pemkab Cirebon Temukan Ratusan Hewan Kurban di Bawah Umur

Ali Effendi, mengatakan, dari hasil pemeriksaan disejumlah tempat penjualan hewan kurban di Kabupaten Cirebon, ditemukan sebanyak 275 ekor.

Ia menambahkan, hewan kurban yang di bawah umur, dilarang untuk dijual guna kebutuhan kurban, lantaran tidak sesuai dengan syariat aturan dalam penyembelihan hewan kurban.

"Dilarang untuk dijual, sedangkan yang sakit masih bisa untuk diobati," kata Ali.

Penjualan Sapi Kurban di Talun Cirebon Meningkat Dibanding Tahun Lalu, Omzet Capai Miliaran Rupiah

Berdasarkan data Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon, ada 254 tempat pemotongan hewan, 88 lokasi penjualan. Tercatat pula, kebutuhan kambing/domba sebanyak 13 ribu ekor serta 3 ribu ekor sapi.

Sekretaris Kelompok Tani Padusan Desa Kubang, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, Adi Mukadi menyampaikan, hewan kurban yang sudah terjual untuk kurban, sebelumnya telah melalui pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu.

"Jika tidak sehat atau belum cukup umur, tidak memenuhi syarat untuk dikurban maka tidak kita jual," kata Mukadi.

Penulis: Hakim Baihaqi
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved