Diduga Stres, Mahasiswi Lompat dari Pesawat Saat Ketinggian 1000 Meter, Jenazah Berhasil Ditemukan

Seorang mahasiswi Universitas Cambridge Alana Cutland dilaporkan terjun dari pesawat saat ketinggian mencapai 1000 meter pada 25 Juli 2019.

Diduga Stres, Mahasiswi Lompat dari Pesawat Saat Ketinggian 1000 Meter, Jenazah Berhasil Ditemukan
Facebook via Daily Mirror
Alana Cutland. Gadis usia 19 tahun yang tewas jatuh dari pesawat di ketinggian 1.000 meter di sabana Madagaskar setelah meneliti kepiting. 

TRIBUNJABAR.ID, ANTANANARIVO - Seorang mahasiswi Universitas Cambridge Alana Cutland dilaporkan terjun dari pesawat saat ketinggian mencapai 1000 meter pada 25 Juli 2019.

Polisi menyatakan, Alana terjun dari ketinggian 1.000 meter sekitar lima menit setelah pesawat Cessna yang ditumpangi lepas landas di bandara kecil Anjajavy pada 25 Juli.

Saat kejadian pilot juga dilaporkan memegangi kaki Alana dan melakukan manuver dari sisi ke sisi dalam upaya putus asa demi mencegahnya meloncat dari pesawat.

Penumpang lainnya, Ruth Johnson, berjibaku sebelum dia jatuh dan tewas di sabana Madagaskar.

Prabowo Subianto Disambut Meriah di Kongres V PDIP di Bali

Kepala penyelidik Spinola Edvin Nomenjanahary mengatakan bahwa pihaknya sudah membaca dokumen Alana dan menduga gadis itu menderita stres maupun kesehatan mental berkaitan dengan pendidikannya.

Dia menambahkan, saat ini jajarannya bekerja dengan asumsi dia "sengaja menjatuhkan diri", dan berkoordinasi dengan otoritas Inggris untuk menyingkap kebenarannya.

Pada Senin (5/8/2019), warga sekitar menggelar ritual bernama joro yang melibatkan kurban sapi zebu untuk meminta bantuan dari dewa Malagasy bernama Zanahary.

Nomenjanahary mengatakan, berbekal ritual itu, mereka kemudian menemukan lokasi di mana Alana jatuh. Namun saat ditemukan, hanya tinggal 40 persen.

Penyidik yakin, sisa tubuh Alana terhanyut hingga ibu kota Antananarivo. Sebelum insiden, Alana disebut menampilkan perilaku yang aneh.

Mahasiswi jurusan ilmu alam itu dilaporkan seharusnya tinggal selama 45 hari untuk meneliti kepiting. Namun, dia bertahan hanya selama 10 hari.

Halaman
12
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved