Persib Bandung
Jelang Persela Lamongan vs Persib Bandung, Supardi Akan Habis-habisan dan Ajak Bobotoh Lakukan Ini
Menjelang laga tandang menghadapi Persela Lamongan, Kapten Persib Bandung, Supardi Nasir menyatakan tekadnya untuk membawa timnya bangkit
TRIBUNJABAR.ID -- Menjelang laga tandang menghadapi Persela Lamongan, Kapten Persib Bandung, Supardi Nasir menyatakan tekadnya untuk membawa timnya bangkit pada laga pekan ke-13 Liga 1 2019 melawan Persela Lamongan di Stadion Surajaya, Lamongan, Kamis 8 Agustus 2019 besok.
Meski hanya memiliki masa pemulihan yang singkat dibandingkan tim lawan, Supardi mengaku tak gentar dan siap tampil habis-habisan guna bisa mencuri poin.
“Kami besok akan berusaha untuk menang. Kami akan berjuang di lapangan, mudah-mudahan bisa mengambil dari sini besok,” tutur Supardi dalam konferensi pers jelang laga, Rabu (7/8/2019), dikutip dari laman resmi Persib Bandung.
Dijelaskan Supardi, semua rekan-rekannya senantiasa mengharapkan doa dan dukungan bobotoh di setiap laga.
Sebab dukungan itu bisa menjadi spirit tambahan bagi para pemain pada saat tengah berjuang di pertandingan.
“Buat bobotoh, saya selalu sampaikan jangan pernah berhenti mendukung dan mendoakan tim ini. Siapa pun pemainnya,” ungkapnya.
• Persib Tak Mau Kalah Lagi, Yaya Sunarya : Kami Sudah Berjanji untuk Berusaha Bisa Menang
• Jadwal Persib vs Persela, Kalteng Putra vs Arema FC, Berikut Link Live Streaming Indosiar Kedua Laga
Yana Tegaskan Persib Harus Menang
Tim Persib Bandung tidak ingin kembali menelan pil pahit pada laga tandang melawan Persela Lamongan, besok, Kamis 8 Agustus 2019.
Pertandingan lanjutan Liga 1 pekan ke-13 itu akan digelar di Stadion Surajaya, Lamongan.
Pelatih fisik Persib Yaya Sunarya menyatakan timnya siap menghadapi Persela Lamongan
“Insya Allah kami sudah siap. Kami sudah sharing. Kami sudah berjanji untuk bagaimana caranya memenangi pertandingan. Itu poin penting yang selalu berusaha kami lakukan di setiap pertandingan,” ujar Yaya dalam konferensi pers jelang laga, Rabu (7/8/2019), dilansir dari lama resmi klub Persib.
Dikatakan Yaya, skuat Maung Bandung sudah melakukan sesi pemulihan singkat pada Selasa 6 Agustus 2019 kemarin.
Ia menegaskan Persib tetap mengusung misi tiga poin sekalipun sedang berada dalam tren negatif.
“Kami punya masa recovery yang berbeda dengan Persela. Tapi kita sudah punya rencana, kita punya program, bagaimana menyiapkan tim menjelang pertandingan melawan Persela besok,” tambahnya.
• Tandang ke Lamongan, Robert Albert Mulai Keluhkan Jadwal Padat yang Harus Dilakoni Persib Bandung
• Robert Alberts Sudah Ancang-ancang Belanja Pemain, Fokus Buru Tandem Ezechiel NDouassel
Yaya juga mengklaim Pangeran Biru sudah mempelajari dengan baik cara bermain skuat berjuluk Laskar Joko Tingkir tersebut.
Sebab Persib tak ingin terus mengulangi kekalahan sebagaimana yang dirasakan pada saat bertandang ke markas Barito Putera, 4 Agustus 2019 lalu.
“Kami sudah cukup tahu bagaimana tim Persela berprogres di laga kandang. Tentunya ini menjadi salah satu catatan kita untuk dipelajari.”
“Pertandingan terakhir melawan Barito menjadi catatan tersendiri bagi kita, tentunya kita tidak ingin mengulangi kesalahan yang sama. Ini menjadi suatu keinginan yang kuat dari kita, tandasnya.
• Jadwal Persib vs Persela, Kalteng Putra vs Arema FC, Berikut Link Live Streaming Indosiar Kedua Laga
• Penampilan Gian Zola dan Billy Keraf Ikut Pendidikan Polisi, Beda Jauh Saat Masih di Persib Bandung
Soal Beli Striker
Prestasi Persib Bandung di awal musim 2019 ini tak mentereng.
Pemilihan pemain dan pergantian pelatih jelang laga dimulai dinilai jadi titik awal kurang terangnya Maung Bandung.
Sebelum laga digelar, Persib Bandung memang menunjuk Miljan Radovic sebagai pelatih.
Radovic langsung memilih pemain-pemain yang jadi andalannya di Liga 1 2019.
Setelah pembentukan tim beres, tiba-tiba saja pelatih asal Montenegro ini hengkang.
Entah alasannya mengundurkan diri atau dipecat manajemen, namun dampaknya jelas.
Pelatih pengganti, Robert Rene Alberts mau tak mau harus memaksimalkan pemain-pemain yang bukan seleranya.
Persib Bandung kini terdampar di urutan 12 klasemen sementara dengan perolehan 13 angka.
13 angka itu hasil 3 menang 4 seri dan 5 kalah.
Pelatih Persib Bandung Robert Rene Alberts sudah punya gambaran untuk rencana transfer timnya pada pertengahan musim Liga 1 2019.
Robert Alberts mengatakan, Persib memprioritaskan untuk mendatangkan pemain berposisi penyerang.
Namun siapa saja yang sedang diincar, Robert Alberts masih bungkam.

Menurut Robert, lini serang tim Persib Bandung berjuluk Maung Bandung ini tidak memiliki kedalaman skuad yang memadai.
Secara kuantitas, Persib memang memiliki tiga penyerang yang bisa diandalkan, yakni: Ezechiel NDouassel, Muchlis Hadi, dan Muhammad Wildan Ramdhani.
Kendati demikian, secara kualitas, Robert menilai hanya Ezechiel NDouassel yang cukup mumpuni diandalkan sebagai penyerang utama.

Sementara itu, Muchlis dan Wildan, dianggap Robert masih membutuhkan lebih banyak jam terbang.
"Jendela transfer akan segera dibuka dan saya memiliki peluang untuk membuat tim ini menjadi lebih seimbang," kata Robert.
"Seperti contohnya di posisi striker, sangat sulit menggantikan striker utama yang kami punya, dan itu area yang menjadi prioritas kami," tambah mantan pelatih PSM Makassar ini.
Untuk posisi penyerang, kemungkinan akan ada lebih dari satu pemain yang didatangkan.
Mengacu pada kebutuhan tim, Persib tidak hanya membutuhkan pelapis bagi Ezechiel, namun juga sosok penyerang yang bisa menjadi tandem penyerang 31 tahun itu.
Mendatangkan penyerang baru sebagai tandem Ezechiel, mungkin bisa menjadi solusi untuk kembali meningkatkan produktivitas pemain asal Chad itu, yang menurun pada musim ini.
Pada musim lalu, Persib memiliki Jonathan Bauman yang berperan sebagai defensive forward.
Kehadiran Bauman membuat Ezechiel lebih moncer. Buktinya, 17 gol dibukukan Ezechiel pada musim lalu.
Sementara itu pada musim 2019, tepatnya setelah Bauman pergi, Ezechiel seperti kehilangan daya dobraknya.
Bahkan dari sembilan laga yang sudah dilakoni, Ezechiel baru mencetak tiga gol.
Hal lain yang disoroti Robert adalah penumpukan pemain di satu posisi.
Maung Bandung punya banyak pemain di lini tengah.
Tercatat, ada 10 pemain berposisi gelandang yang dimiliki Persib.
Sementara itu di posisi lain, jumlahnya terbilang pas-pasan.
"Tim ini memiliki banyak pemain bagus, tetapi banyak dari mereka berada dalam posisi yang sama. Maka kami perlu keseimbangan di dalam tim," tuturnya.
Pelatih berusia 64 tahun itu melanjutkan, dalam waktu tiga pekan ke depan, ia akan menyusun rencana transfer Persib semaksimal mungkin.
Tujuannya tentu untuk membuat performa Persib di kompetisi musim ini meningkat. Performa Maung Bandung pada putaran pertama Liga 1 2019 terbilang mengkhawatirkan.
Dari 12 laga, mereka baru meraih tiga kemenangan. Sisanya, empat kali imbang dan lima kalah.
Di klasemen sementara Liga 1 2019, Persib juga terpuruk di posisi ke-11 dengan koleksi 13 poin.
"Untuk itu, dalam tiga minggu ke depan, ketika transfer windows dibuka, kami akan bekerja meminimalisir kelemahan dan kami bisa melakukan pergantian dalam tim," ucap Robert.
Berdasarkan situs Transfer Matching Systems (TMS) FIFA, jendela transfer tengah musim Liga 1 2019 akan dibuka pada 19 Agustus sampai 16 September 2019.(*)