PLN Pastikan Tidak Ada Lagi Pemadaman Listrik, Pasokan Listrik di Jakarta, Banten, dan Jabar Stabil

PLN menyatakan masyarakat tidak akan kembali mengalami gangguan pemadaman listrik seperti yang terjadi dalam dua hari kemarin

PLN Pastikan Tidak Ada Lagi Pemadaman Listrik, Pasokan Listrik di Jakarta, Banten, dan Jabar Stabil
KOMPAS/HENDRA A SETYAWAN
Ilustrasi: Petugas memeriksa instalasi di Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi (GITET) yang baru saja dilakukan pemasangan trafo interbus dengan kapasitas 500 megavolt ampere (MVA) di GITET Balaraja, Tangerang, Banten, Kamis (17/12/2015). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Cipta Permana

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - PT PLN (Persero) memastikan pasokan aliran listrik untuk wilayah DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat telah kembali stabil.

Hari ini, Selasa (6/8/2019), PLN menyatakan masyarakat tidak akan kembali mengalami gangguan pemadaman listrik seperti yang terjadi dalam dua hari kemarin.

Pasokan listrik stabil karena sebanyak 23 Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi (GITET) telah kembali beroperasi, sehingga daya pembangkit yang masuk hingga pagi ini (6/8) telah mencapai 12.378 MW.

Pelaksana tugas (Plt) Direktur utama PT. PLN (Persero) Sripeni Inten Cahyani mengatakan, prediksi beban puncak listrik di wilayah DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat hari ini sebesar 13.674 MW, dari daya mampu total yang dimiliki sebesar 15.378 MW.

Besaran tersebut dinilai mampu untuk memulihan beban padam yang terjadi di ketiga wilayah tersebut pada kemarin malam (5/8/2019)

"Alhamdulillah seluruh sistem sudah normal, dan kami akan terus menjaga kestabilan sistem ini" ujarnya melalui pers rilis yang diterima Tribun Jabar, Selasa (6/8/2019).

Plt Direktur Utama PT PLN Persero Sripeni Inten Cahyani
Plt Direktur Utama PT PLN Persero Sripeni Inten Cahyani (theresia felisiani/tribunnews.com)

Sripeni menuturkan, untuk mengembalikan kestabilan pasokan listrik ini, PT. PLN (Persero) telah berhasil menormalkan kembali seluruh sistem kelistrikan di sejumlah pembangkit yang dimiliki, seperti di PLTU Suralaya, Pembangkit Cilegon, Pembangkit Muara Karang, PLTU Muarakarang, Pembangkit Priok, PLTU Lontar, PLTP Salak, PLTA Saguling, PLTA Cirata, PLTU Labuan, PLTU Lestari Banten Energi, PLTP di Jawa Barat, Pembangkit Muartawar, PLTU Cirebon Electric Power, dan PLTU Indramayu.

"Malam ini rencananya ada lima pembangkit lainya yang akan masuk dalam sistem yaitu, PLTU Pelabuhan Ratu 1, PLTU Pelabuhan Ratu 3, dan PLTU Suralaya 1. Selain itu semua jaringan 500 kV dan 150 kV sudah kembali normal," ucapnya.

Semua Jaringan 500 kV dan 150 kV PLN Sudah Normal, Malam Ini 3 PLTU Akan Tambah Pasokan Listrik

Mengenal Pohon Sengon, Harganya Mahal, Banyak Ditanam di Jabar, Diduga Penyebab Mati Listrik Massal

Sementara itu, PT PLN (Persero) pun menegaskan akan memberikan kompensasi bagi pelanggan yang terkena gangguan pemadaman, sebesar 35 persen dari biaya beban atau rekening minimum untuk konsumen golongan tarif adjustment.

Dan 20 persen dari biaya beban atau rekening minimum untuk konsumen pada golongan tarif Non Adjustment (yang tidak dikenakan penyesuaian tarif tenaga listrik). Pemberian kompensasi akan diberlakukan pada tagihan rekening atau buktu pembelian token untuk konsumen prabayar di bulan berikutnya.

"Khusus untuk pelanggan prabayar, kompensasi disetarakan dengan pengurangan tagihan pada golongan Tarif Adjustment . Kompensasi ini akan diberikan saat pelanggan membeli token berikutnya.

Khusus untuk pelanggan premium, PLN akan memberikan kompensasi sesuai Service level Agreement (SLA) yang telah ditandatangani bersama," katanya. (Cipta Permana).

Super Kocak, Kumpulan Meme Mati Listrik Viral di Medsos, Calon Dirut PLN Dambaan hingga Saya Pamit

Listrik Padam se-Jakarta-Banten-Jabar, Jokowi Marah Dua Menteri Ogah Bersuara

Penulis: Cipta Permana
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved