Pedagang Bendera Merah Putih Asal Bandung Ini Laris Manis di Manado, Untung Rp 800 Ribu per Hari

Pedagang bendera Merah Putih dan ornamen Agustusan, Ryan (38) Bandung ini tampak semringah saat ditemui di tempat jualannya di Sulawesi Utara

Pedagang Bendera Merah Putih Asal Bandung Ini Laris Manis di Manado, Untung Rp 800 Ribu per Hari
TRIBUN MANADO/SITI NURJANAH
Datang dari Bandung, Ryan Jual Bendera Merah Putih di Manado, Raup Capai Rp 800 Ribu per Hari 

TRIBUNJABAR.ID, MANADO - Pedagang bendera Merah Putih dan ornamen Agustusan, Ryan (38) Bandung ini tampak semringah saat ditemui di tempat jualannya di  Jalan Sam Ratulangi, Sario, Manado, Sulawesi Utara, Selasa (6/8/2019).

Tepatnya, dia berdagang di dekat jembatan dekat orang berjualan cakalang fufu atau biasa di kenal area Pikat.

Ornamen Agustusan yang dijual Ryan, antara lain berupa umbul-umbul merah putih yang diikat pada sebatang bambu serta Bendera Merah Putih yang dilipat dan diletakkan bersama ornamen Agustus-an bernuansa merah putih di atas meja.

Bagaimana tidak bersuka cita, Ryan mengaku, pendapatan dari jualan ornamen Agustus-an tersebut menghasilkan pendapatan yang lumayan.

Pria asal Bandung, Jawa Barat, ini mengatakan, bukan kali pertama dirinya berjualan umbul-umbul, Bendera Merah Putih dan ornamen Agustus-an di Kota Manado.

"Ini sudah tahun ke 5 saya jualan di sini, jadi ini musiman ya mbak, saya tiap tahun menjelang hari kemerdekaan datang berjualan di Manado," ujarnya saat ditemui tribunmanado.co.id, Selasa (6/8/2019).

Sehari-hari Kuli Bangunan, Menjelang HUT RI Ajay Pun Banting Setir Jual Bendera Merah Putih

"Pendapatannya ya lumayanlah mbak, bisa buat ongkos tempat tinggal, makan dan tiket pulang," ujar pria yang tinggal sementara di Malalayang itu menambahkan.

Meski baru berjualan pada tanggal 28 Juli 2019, dirinya mengaku pendapatannya hingga saat ini sudah lumayan.

Mak Oci dan Abah Salimin saat ditemui Tribun Jabar di Jl Surapati tempat mereka berdagang bendera, Selasa (16/7/2019)
Mak Oci dan Abah Salimin saat ditemui Tribun Jabar di Jl Surapati tempat mereka berdagang bendera, Selasa (16/7/2019) (Tribun Jabar/Daniel Andreand Damanik)

"Saya jualan itu mulai tanggal 28 Juli kemarin, saya bersama teman-teman, cuma ya mencari mbak.

"Untuk pendapatan sampai sekarang ya lumayan tapi masih sepi sih, biasanya nanti kalau sudah tanggal 11 Agustus itu ramai, sesuai pengalaman tahun sebelumnya gitu mbak," bebernya.

Halaman
123
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved