Kekeringan Meluas di Jawa Barat, Capai Puluhan Kabupaten dan Kota, Ini Daftar Daerahnya dari BPBD

BPBD Provinsi Jawa Barat mencatat sebanyak 20 kabupaten dan kota di Provinsi Jawa Barat terdampak kekeringan pada musim kemarau sampai Senin (5/8)

Kekeringan Meluas di Jawa Barat, Capai Puluhan Kabupaten dan Kota, Ini Daftar Daerahnya dari BPBD
Tribun Jabar/Isep Heri
Ilustrasi: Sawah di Kampung Sakaruji, Desa Sukaraja, Kecamatan Rajapolah, Kabupaten Tasikmaya retak-retak akibat kekeringan. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, M Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD) Provinsi Jawa Barat mencatat sebanyak 20 kabupaten dan kota di Provinsi Jawa Barat terdampak kekeringan pada musim kemarau sampai Senin (5/8/2019).

Kepala Seksi Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Provinsi Jawa Barat, Budi Budiman Wahyu, mengatakan dampak kekeringan ini meluas dari sebelumnya pada 17 Juli 2019 dengan 13 kabupaten atau kota yang terdampak.

Sebanyak 20 daerah yang terdampak kekeringan tersebut adalah Kabupaten Bekasi, Kabupaten Bogor, Kota Bogor, Kabupaten Karawang, Kabupaten Indramayu, Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, Kabupaten Kuningan, Kabupaten Sukabumi, dan Kabupaten Cianjur.

Kemudian Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Bandung, Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Subang, Kabupaten Sumedang, Kota Tasikmalaya, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Ciamis, Kabupaten Majalengka, dan Kabupaten Garut.

Peneliti ITB Sebut 50 Tahun Lagi Bandung Bakal Sulit Air, Kekeringan Bencana yang Dianaktirikan

7 Provinsi Kekeringan, BNPB dan BMKG Siapkan 2 Posko untuk Buat Rekayasa Cuaca

Budi mengatakan ada 20.621 hektare lahan pertanian di Jawa Barat terdampak kekeringan dan 166.957 kepala keluarga kekurangan air bersih akibat kekeringan di musim kemarau sampai saat ini.

"Kami juga telah menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 1.799.100 liter untuk warga yang kekurangan air bersih," kata Budi di Bandung, Selasa (6/8/2019).

Sementara itu, beberapa waktu lalu Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan masih mengkaji terkait rencana penetapan status siaga kekeringan seperti yang diusulkan oleh BPBD Jawa Barat.

"Saya masih mengkaji karena solusi-solusi sudah dilakukan. Dengan para bupati wali kota sudah menggilir irigasi. Hitungannya harian. Sehari di kelompok tani ini, sehari di itu," kata Gubernur yabg akrab disapa Emil beberapa waktu lalu.

Selain itu, lanjut Emil, PDAM juga sudah bergerak untuk membawa truk-truk air untuk menyuplai air bersih kepada warga terdampak krisis air bersih.

"Dan kami juga mengkaji dengan BMKG untuk rekayasa cuaca. Jadi ini sedang kita kerjakan. Jadi tiba-tiba langsung ke status itu bukan tidak mungkin, tapi sedang ikhtiar dulu," kata Emil. (Sam)

KH Maimun Zubair atau Mbah Moen Wafat, Mardani Ali Sera, Fadli Zon, hingga Mahfud MD Berbelasungkawa

Profil Maimun Zubair, Mbah Moen Hafal Banyak Kitab di Usia Muda, Ulama Sohor yang Besarkan Pesantren

Mbah Moen Meninggal Dunia, Begini Ungkapan Duka dari PPP

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved