ITB Buka Pendaftaran Calon Rektor, Siapapun Bisa Ikut dan Berikut Persyaratannya

ITB siap menggelar pemilihan rektor ( Pilrek) untuk periode 2020 - 2025 untuk menggantikan rektor ITB saat ini, Kadarsah Suryadi

ITB Buka Pendaftaran Calon Rektor, Siapapun Bisa Ikut dan Berikut Persyaratannya
rektorkita.itb.ac.id
Pemilihan rektor ( Pilrek) ITB untuk periode 2020 - 2025 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Haryanto

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Institut Teknologi Bandung (ITB) siap menggelar pemilihan rektor ( Pilrek) untuk periode 2020 - 2025 untuk menggantikan rektor ITB saat ini, Kadarsah Suryadi.

Pendaftaran untuk menjadi calon rektor ITB telah dibuka sejak 5 Agustus 2019 dan akan berakhir pada 30 Agustus 2019.

Ketua Majelis Wali Amanat ( MWA) ITB, Yani Panigoro mengatakan bahwa siapapun bisa mendaftarkan diri menjadi calon rektor ITB.

"ITB ini perguruan tinggi negeri yang berbadan hukum, jadi kami harus transparan, siapapun bolehlah jadi rektor ITB," kata Yani saat menggelar konferensi pers di Gedung Annex ITB, Tamansari, Bandung pada Selasa (6/8/2019).

Ketua Majelis Wali Amanat (MWA) ITB, Yani Panigoro saat menggelar konferensi pers di Gedung Annex ITB, Tamansari, Bandung pada Selasa (6/8/2019).
Ketua Majelis Wali Amanat (MWA) ITB, Yani Panigoro saat menggelar konferensi pers di Gedung Annex ITB, Tamansari, Bandung pada Selasa (6/8/2019). (Tribun Jabar/Haryanto)

Guna menunjang transparansi, Yani menyebut masyarakat bisa mengecek berbagai informasi terkait Pilrek 2020-2025 melalui web rektorkita.itb.ac.id.

Berbagai informasi mengenai syarat, kriteria hingga mekanisme pendaftaran calon terdapat pada web tersebut.

Yani menjelaskan formulir pendaftaran bisa diunduh di website di atas.

Peneliti ITB Sebut 50 Tahun Lagi Bandung Bakal Sulit Air, Kekeringan Bencana yang Dianaktirikan

Kisah Herayati, Anak Tukang Becak yang Lulus S2 ITB dalam 10 Bulan, Kini Dapat Hadiah Umrah Gratis

Setelah melakukan pendaftaran, formulir tersebut akan masuk dalam proses seleksi.

Proses seleksi, verifikasi, dan pemilihan akan dilaksanakan mulai tanggal 2 September 2019.

"Mulai September para calon rektor ini harus mau diperiksa kesehatannya, psikologis dan lain sebagainya," ucapnya.

Proses pemeriksaan terhadap calon rektor itu harus diselesaikan dan  ektor sudah terpilih paling lambat 29 November 2019.

Selain karena aturan dari MWA, tanggal tersebut pun dipilih karena diharapkan rektor terpilih bisa menjalin keberlanjutan kepemoimpinan ITB dengan rektor sebelumnya.

Aturan itu terdapat pada peraturan MWA Nomor 004/PER/I1.MWA/OT/2019 tentang Pedoman dan Tata Cara Pendaftaran Calon untuk Pilrek 2020-2025.

"Harapan kami rektor yang terpilih ini bisa menjalin rektor yang saat ini, sehingga pergantiannya ini lancar," ujarnya.

Penulis: Haryanto
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved