Gunung Tangkuban Perahu Masih Erupsi, Warga Mulai Antisipasi

peningkatan level Gunung Tangkuban Parahu menjadi Level II atau waspada, termasuk oleh warga yang berada di sekitar gunung tersebut.

Gunung Tangkuban Perahu Masih Erupsi, Warga Mulai Antisipasi
Tribun Jabar/Hilman Kamaludin
Wisatawan di Gunung Tangkuban Parahu, Kamis (1/8/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, NGAMPRAH- Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD ), Kabupaten Bandung Barat ( KBB ) terus mengantisipasi di Gunung Tangkuban Parahu yang hingga saat ini mengalami erupsi.

Antisipasi itu juga menyusul peningkatan level Gunung Tangkuban Parahu menjadi Level II atau waspada, termasuk oleh warga yang berada di sekitar gunung tersebut.

Kepala Pelaksana BPBD KBB, Duddy Prabowo, mengatakan, sejauh ini pihaknya sudah berperan dalam mendukung serta mengawasi di lapangan dengan menerjunkan petugas piket.

"Untuk Desa Cikole yang terdekat ke Gunung Tangkuban Parahu disiagakan petugas piket dua orang," ujarnya di Kompleks Perkantoran Pemkab Bandung Barat, Senin (5/8/2019).

Disinggung mengenai jalur evakuasi dan titik kumpul warga, pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak desa dan telah menyiapkan titik kumpul di ruang terbuka atau tanah lapang yang aman.

 Berharap Tangkuban Parahu Tak Lagi Erupsi, Warga dan Pedagang Gelar Salat Istigosah

 Asap Membumbung Tinggi dari Gunung Tangkubanparahu Ternyata Tidak Berbahaya, Ini Penjelasan PVMBG

"Ada titik-titik kumpul bagi warga yang aman, jadi SOP-nya ketika kondisi darurat maka warga berkumpul di sana," katanya.

Selain itu, lanjutnya, dua orang personel standby di sekitar gerbang utama menuju TWA Tangkuban Parahu dan ditempatkan petugas piket di kantor BPBD KBB, di Kompleks Pemkab Bandung Barat, Ngamprah.

"Penempatan petugas di sana untuk memudahkan komunikasi sekaligus mempercepat penanganan bila terjadi kejadian yang tidak diinginkan," kata Duddy.

Berdasarkan pantauan di Pos Pemantauan Gunungapi Tangkuban Parahu, hingga Senin (5/8/2019) pukul 12.00 WIB kemarin, aktivitas di Kawah Ratu masih menunjukkan adanya tremor dengan amplitudo 35 hingga 50 milimeter dengan radius jarak aman masih berada di 1,5 kilometer dari bibir kawah.

Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved