Tinjau Lahan Garam di Cirebon, Kemenko Maritim Dorong Petambak Terapkan Teknologi

ementerian Koordinator (Kemenko) Kemaritiman RI meninjau lahan garam di Desa Bungkolor, Kecamatan Kapetakan, Kabupaten Cirebon

Tinjau Lahan Garam di Cirebon, Kemenko Maritim Dorong Petambak Terapkan Teknologi
tribunjabar/ahmad imam baehaqi
Petambak garam saat memanen garam di Desa Bungkolor, Kecamatan Kapetakan, Kabupaten Cirebon, Senin (5/8/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Jajaran Kementerian Koordinator (Kemenko) Kemaritiman RI meninjau lahan garam di Desa Bungkolor, Kecamatan Kapetakan, Kabupaten Cirebon , Senin (5/8/2019).

Lahan garam di kawasan tersebut telah menerapkan teknologi garam prisma.

Karenanya, kadar NaCl pada garam yang dihasilkan lebih tinggi dan tampak lebih bersih.

Deputi Bidang Koordinator Sumber Daya Alam dan Jasa Kemenko Kemaritiman RI, Agung Kuswandono, mengatakan, sengaja mendatangi lahan garam seluas 4 hektare itu.

Pasalnya, lahan garam tersebut menerapkan teknologi sederhana dan hasilnya lebih berkualitas sehingga harga jualnya relatif lebih tinggi.

"Ini buktinya, kami tunjukkan ke masyarakat bahwa garam yang diproduksi dengan teknologi relatif sederhana tapi berkualitas tinggi," kata Agung Kuswandono usai kegiatan.

Imbas Mati Listrik, Sandiaga Uno dan Hengky Kurniawan Kesulitan Cari Tempat Makan, Banyak yang Tutup

Bahkan, menurut dia, di lahan tersebut tidak hanya memproduksi garam.

Ia mengatakan, beberapa komoditas lain turut dihasilkan dari lahan tersebut.

Di antaranya, air minum dari embun laut, artemia yang digunakan sebagai pakan ikan dan udang, kapur CaCO3, serta lainnya.

Halaman
12
Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved