Mati Listrik di Jabar dan Jakarta

PLN Masih Berupaya Perbaiki Sistem Aliran Listrik Jabar, Banten, dan Jakarta

PLN berhasil berhasil mengalirkan tegangan listrik ke Gardu Induk Tegangan Extra Tinggi (GITET) Balaraja pada pukul 17.30 WIB.

PLN Masih Berupaya Perbaiki Sistem Aliran Listrik Jabar, Banten, dan Jakarta
Pixabay.com
Ilustrasi mati listrik. 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - PLN berhasil berhasil mengalirkan tegangan listrik ke Gardu Induk Tegangan Extra Tinggi (GITET) Balaraja pada pukul 17.30 WIB.

Selanjutnya aliran listrik menuju ke PLTU Suralaya agar listrik dapat beroperasi secara bertahap mencapai kapasitas 2800 MW.

Selain itu dari GITET Gandul akan disalurkan ke PLTGU Muara Karang untuk memasok aliran listrik ke DKI Jakarta.

Listrik diperkirakan akan pulih secara keseluruhan sekitar tiga jam.

Sebagian Besar Jawa Barat Mati Listrik, Aliran Listrik Ciamis Tetap Normal

Plt Dirut PLN, Sripeni Inten Cahyani, mengatakan bahwa pihaknya fokus mengirim pasokan ke PLTGU Muara Karang dan PLTGU Priok agar sistem aliran listrik DKI Jakarta segera pulih.

"Saya selaku Plt Dirut PLN dan jajaran Direktur PLN memimpin langsung proses recovery dari pusat pengendali beban Sistem Jawa-Bali. Baik di pusat maupun di unit. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan kondisi pada hari ini, dan saat ini semua upaya dikerahkan untuk me-recovery sistem Jawa -Bali secara keseluruhan, khususnya area Jawa Barat, Banten dan DKI Jakart," kata Inten Cahyani.

Sebelumnya, PLN telah berhasil mengoperasikan PLTA Saguling dan PLTA Cirata yang berfungsi sebagai penstabil daya dan tegangan sekaligus untuk mengirimkan pasokan listrik dari timur ke barat menuju PLTU Suralaya melalui GITET Cibinong, Depok, Gandul, Lengkong, Balaraja, dan Suralaya.

Aliran Listrik Jabar, Banten, dan Jakarta Diprediksi Kembali Normal Pukul 19.27 WIB

Dengan masuknya GITET Balaraja yang akan menuju ke PLTU Suralaya, diperkirakan listrik akan beroperasi secara bertahap hingga enam jam ke depan untuk normalisasi seluruh sistem listrik Jawa Barat dan Banten.

Pemadaman yang dialami pelanggan listrik di Jawa Barat, Jakarta, dan Banten, berawal dari beberapa kali gangguan Saluran Udara Tegangan Extra Tinggi (SUTET) 500 kV Ungaran- Pemalang.

"PLN telah melakukan upaya-upaya maksimal dan akan melakukan evaluasi internal untuk mencegah terulangnya kejadian hari ini," kata Inten.

Mati Listrik Tak Ganggu Konser Musik di Ancol, The SIGIT dan Burgerkill Tetap Manggung

Listrik PLN Mati Tak Pengaruh bagi Mall 23 Paskal Shopping Center Bandung, Pakai Genset Langsung On

Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved