Gempa Banten Bakal Disusul Gempa Dahsyat 9 Skala Richter? Simak Dulu Penjelasan BMKG

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono, bencana gempa bumi belum bisa diprediksi, baik waktu hingga lokasi dan kekuatannya.

Gempa Banten Bakal Disusul Gempa Dahsyat 9 Skala Richter? Simak Dulu Penjelasan BMKG
Kolase Tribun Jabar (Twitter/BMKG dan ISTIMEWA)
Foto dan video akibat gempa Banten, warga panik tak karuan, di Jabar hingga Jakarta. 

TRIBUNJABAR.ID - Di media sosial, ramai isu akan ada gempa bermagnitudo 9,0 setelah terjadinya gempa Banten.

Bagi Anda yang membaca soal kabar yang beredar, jangan panik dulu!

Terkait isu tersebut, BMKG menyebut, isu yang berkembang tidak benar.

Menurut Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono, bencana gempa bumi belum bisa diprediksi, baik waktu hingga lokasi dan kekuatannya.

"Karena peristiwa gempa bumi hingga saat ini belum dapat diprediksi oleh siapapun, kapan, di mana, dan berapa kekuatannya," katanya dalam keterangan tertulis yang diterima Tribunjabar.id.

Oleh karena itu, hingga kini masih sulit untuk memperkirakan soal akan terjadinya gempa yang besar.

 Gempa Banten Disebut Tak Punya Korelasi dengan Aktivitas Gunung Tangkuban Parahu

"Teori yang berkembang saat ini baru dapat menjelaskan bahwa sebuah gempabumi utama dapat membangkitkan atau memicu aftershocks dan masih sulit untuk memperkirakan gempa besar rentetannya seperti beberapa kasus gempabumi doublet, triplet (dua atau tiga kejadian gempabumi tektonik dalam waktu dan lokasi yang relatif berdekatan), dan seterusnya," ujarnya.

Soal ramai isu akan ada gempa bermagnitudo 9,0, BMKG pun mengimbau masyarakat tetap tenang.

Selain itu, ia pun mengimbau agar tak termakan isu yang sumbernya tak jelas.

 Gempa Banten Disebut Tak Punya Korelasi dengan Aktivitas Gunung Tangkuban Parahu

"Masyarakat dihimbau agar tetap tenang namun waspada dan tidak percaya kepada isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya, kata Rahmat.

Suanana di Pangandaran pasca-gempa bermagnitudo 7,4 yang berpusat Banten. Relawan Tagana siaga di pantai memantau kondisi air laut.
Suanana di Pangandaran pasca-gempa bermagnitudo 7,4 yang berpusat Banten. Relawan Tagana siaga di pantai memantau kondisi air laut. (Istimewa)
Halaman
1234
Editor: Ravianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved