DPRD Jabar: Lulusan SMK Harus Sesuai Kebutuhan Industri

Ineu menambahkan, anggapan SMK sebagai salah satu penyumbang pengangguran terbuka di Jawa Barat disebabkan oleh beberapa faktor.

DPRD Jabar: Lulusan SMK Harus Sesuai Kebutuhan Industri
Istimewa
Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Ineu Purwadewi Sundari (tengah) 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Ineu Purwadewi Sundari menilai rencana Pemprov Jabar mengevaluasi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Jawa Barat adalah sebagai upaya perbaikan sistem pendidikan kejuruan.

“Jadi evaluasi ini untuk perbaikan, kemudian kalau ada SMK baru harus disesuaikan dengan kebutuhan,” katanya Minggu (4/8/2019).

Ineu menambahkan, anggapan SMK sebagai salah satu penyumbang pengangguran terbuka di Jawa Barat disebabkan oleh beberapa faktor.

Banyaknya jumlah lulusan dan adanya ketidak sesuaian kriteria menjadi salah faktor yang mempengaruhi tidak terserapnya lulusan SMK.

“SMK itu lulusannya ada setiap tahun, sehingga harus menjadi pemikiran dan evaluasi bersama bahwa lulusan SMK memiliki kriteria-kriteria yang dibutuhkan oleh perusahaan,” ujarnya.

Ineu mengatakan ke depannya, kalau memang ini dikatakan penyumbang pengangguran, pendidikan SMK ini menjadi pekerjaan rumah bagi semua pihak.

Lebih lanjut Ineu berharap, rencana evaluasi tersebut dapat melahirkan lulusan SMK yang dapat memenuhi kebutuhan kondisi industri di Jawa Barat.

“Saya ingin ke depan SMK memberikan solusi untuk memenuhi kebutuhan industri Jawa Barat,” ujarnya. (Sam)

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved