Gempa Banten

Viral, Pesan Berantai Patahan Sunda Capai Titik Kritis, Gempa 9 SR Bakal Terjadi, Ini Fakta Benarnya

Gempa Banten dan Gunung Tangkuban Parahu Meletus Dikait-kaitkan dengan Patahan Sunda dan Gempa Besar 9 SR, Benarkah Berhubungan?

Viral, Pesan Berantai Patahan Sunda Capai Titik Kritis, Gempa 9 SR Bakal Terjadi, Ini Fakta Benarnya
Istimewa.
ILUSTRASI --- Kondisi pascatsunami Selat Sunda yang menerjang pesisir Banten dan Lampung Selatan, Sabtu (24/12/2018). Gempa Banten dan Gunung Tangkuban Parahu Meletus Dikait-kaitkan dengan Patahan Sunda dan Gempa Besar 9 SR, Benarkah Berhubungan? 

Gempa Banten dan Gunung Tangkuban Parahu Meletus Dikait-kaitkan dengan Patahan Sunda dan Gempa Besar 9 SR, Benarkah Berhubungan?

TRIBUNJABAR.ID – Beredar informasi sangat mengkhawatirkan akan terjadinya gempa dahsyat di daratan Jakarta.

Dalam berita yang viral via media sosial WhatsApp itu, juga disebutkan jarak antar gempa yang semakin dekat, ditambah Gununung Tangkuban Parahu meletus, menjadi indikasi akumulasi energi patahan Sunda atau dikenal Sunda megathrust yang semakin mencapai titik kristis.

Lalu disebutkan, dengan relasi semacam itu, potensi gempa besar 9 skala Richter sangat mungkin terjadi.

Informasi menegangkan itu mencatut kampus Intitut Teknologi Bandung (ITB). Dalam pesan viral itu menyebut sumber informasi datang dari grup geologi ITB.

Benarkah informasi tersebut?

Menanggapi kabar tersebut, Daryono selaku Kabid Mitigasi Gempabumi dan Tsunami Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dan ahli gempa ITB Irwan Meilano menyanggahnya.

Pascagempa Banten, Pasien Lantai 7 RSUD Sumedang Dipindah ke Lantai Dasar, Ini Alasannya

“ Hoaks itu. Siapa bisa tahu itu kritis,” ujar Daryono kepada Kompas.com ketika dihubungi melalui pesan singkat pada Sabtu (3/8/2019).

Narasi yang beredar

Jarak antar gempa (yang) semakin pendek dan tiba-tiba aktifnya gunung Tangkuban Perahu, bisa jadi merupakan indikasi akumulasi energi patahan Sunda (Sunda megathrust) hampir mencapai titik kritis.

Halaman
123
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved