Tingginya Pertumbuhan Usaha Kopi di Jawa Barat, Siki Coffee Bakal Hadirkan Pesantren Kopi

Pemilik Siki Coffee, Asep Hartono mengatakan pertumbuhan kopi saat ini bagaikan jamur di musim hujan.

Tingginya Pertumbuhan Usaha Kopi di Jawa Barat, Siki Coffee Bakal Hadirkan Pesantren Kopi
Tribunjabar/Putri Puspita Nilawati
Pemilik Siki Coffee, Asep Hartono saat ditemui di De Paviljoen 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Putri Puspita

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Menjamurnya pertumbuhan usaha kopi di Bandung membuat Siki Coffee tak berhenti untuk memperkenalkan kopi terbaik di Jawa Barat.

Pemilik Siki Coffee, Asep Hartono mengatakan pertumbuhan kopi saat ini bagaikan jamur di musim hujan.

Siki Coffe adalah kopi yang diracik langsung oleh Pabrik Siki Coffee yang berlokasi di Jalan Raya Pengalengan No 669, Jagabaya, Kecamatan Cimaung, Kabupaten Bandung.

Siki Coffee memproduksi kopi dengan teknik system roasting "hot air" yang berteknologi tinggi dan modern.

Selain jasa roasting, Siki Coffee juga memproduksi biji kopi matang (roasted bean) maupun kopi bubuk (powder ), original roasted bean arabica, original roasted bean robusta, blend arabica dan robusta.

"Pertumbuhan minat kopi di Jawa Barat semakin tinggi. Sekarang banyak yang jadi supplier, mereka bisa menggunakan brand sendiri tetapi pakai biji kopi di Siki lalu dijual online," ujar Asep saat ditemui di acara Public coffee yang diadakan di De Paviljoen, Jalan RE Martadinata No 68, Kota Bandung, Kamis (2/8/2019).

Sajian varian kopi hitam dari Siki Coffee.
Sajian varian kopi hitam dari Siki Coffee. (TRIBUNJABAR.CO.ID/FASKO DEHOTMAN)

Derita Persib Bandung, di Malang Diteror, di Banjarmasin Tak Bisa Latihan

Tak hanya Bandung, ada juga daerah lain yang menggunakan Siki Coffee seperti Lombok, Bali, Palembang, dan Aceh.

"Di Bandung ada juga supplier yang ngambil satu kwintal kopi dalam satu hari. Dia masukin ke kafe-kafe dengan brandnya sendiri," ujarnya.

Siki Coffe
Siki Coffe (Tribunjabar/Fasko Dehotman)

Menurut Asep berkembangnya industri kopi saat ini justru membuat terbukanya usaha baru yang akan membantu lapangan kerja.

Di Jawa Barat, Asep mengatakan ada kopi puntang yang memang dikenal sudah juara di Atlanta. Selain itu juga ada kopi Ciwidey yang dibuat dari proses black honey dan kini harganya mencapai Rp 2.050.000 untuk green beannya saja.

Untuk terus mengembangkan kopi di Jawa Barat, Asep juga membangun pesantren kopi di Warnasari, Cileunca, Pangalengan.

"Jadi di pondok pesantren ini santrinya tak hanya diajarkan agama saja tetapi diajarkan untuk membuat kopi. Mereka dibekali skill supaya bisa menjadi ahli seduh," ujarnya.

Untuk menjadi ahli seduh, para santri juga akan diajarkan mulai dari menanam green bean, roasting, hingga penyajian.

Reaktivasi Kereta Api Rancaekek-Tanjungsari akan Lewati Dua Desa Ini di Kabupaten Bandung

Penulis: Putri Puspita Nilawati
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved