Terduga Pelaku Perusakan Pos Satpam Rumah Menteri Susi di Pangandaran Sudah Ditangkap Polisi

Terduga pelaku perusakan pos satpam rumah Menteri Perikanan dan Kelautan Susi Pudjiastuti di Pangandaran, Jawa Barat, ditangkap aparat kepolisian.

Terduga Pelaku Perusakan Pos Satpam Rumah Menteri Susi di Pangandaran Sudah Ditangkap Polisi
Kompas.com/Candra Nugraha
Kaca pos satpam kediaman Menteri Susi dipasangi garis polisi usai dilempari batu orang tak dikenal, Jumat dinihari (2/8/2019). 

TRIBUNJABAR.ID, PANGANDARAN - Terduga pelaku perusakan pos satpam rumah Menteri Perikanan dan Kelautan Susi Pudjiastuti di Pangandaran, Jawa Barat, ditangkap aparat kepolisian.

Polisi menangkap terduga pelaku di wilayah Pangandaran, Jawa Barat.

"Pelaku sudah ditangkap," kata Kapolres Ciamis AKBP Bismo Teguh Prakoso saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Jumat (2/8/2019) sore.

Kapolres mengatakan pelaku perusakan hanya satu orang.

Rumah Menteri Susi Pudjiastuti Dilempari Batu Orang Tak Dikenal, Sudah yang Ketiga Kalinya

Heboh Rumah Menteri Susi Pudjiastuti di Pangandaran Dilempari Batu, Disebut Bukan Kejadian Pertama

Menteri Susi dan Mark Zuckerberg Ditantang Main Paddleboard di Waduk Jatiluhur Purwakarta

Lokasi Samsat Keliling dan Samsat Gendong di Priangan Timur, Mulai dari Pangandaran Hingga Garut

Pelaku menurutnya pria berinisial A kelahiran 1981.

"(Pelaku) Laki-laki. Ditangkap di Pangandaran," ujar dia.

Guna penyelidikan lebih lanjut, pelaku dibawa ke Mapolres Ciamis.

"Diamankan di polres," kata Bismo.

Sebelumnya, Jumat pukul 00.50 WIB, pos satpam kediaman Menteri Susi dilempari orang tak dikenal. Setelah menjalankan aksinya, pelaku melarikan diri ke arah pantai.

Kaca pos satpam kediaman Menteri Susi dipasangi garis polisi usai dilempari batu orang tak dikenal, Jumat dinihari (2/8/2019). (Candra Nugraha)
Rupanya, aksi ini yang ketiga. Perusakan pertama 7 Juli 2019.

Halaman
123
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved