2 Korban Ledakan KMP Sembilang Kritis, Dirujuk ke Batam

Diketahui, kapal KMP Sembilang meledak saat sedang perbaikan tahunan di galangan kapal PT Karimun Marine Shipyard (KMS), Rabu (31/7/2019).

2 Korban Ledakan KMP Sembilang Kritis, Dirujuk ke Batam
HADI MAULANA/Kompas.com
Dua korban insiden ledakan kapal KMP Sembilang saat sedang perbaikan tahunan di galangan kapal PT Karimun Marine Shipyard (KMS), Rabu (31/7/2019) kemarin, Akhirnya dirujuk ke Batam. Salah satunya Firman Yahya Prasetyo (26) yang merupakan masinis II KMP Sembilang, yang saat ini sedang mendapatkan perawatan intensif pasca operasi yang dilakukan pihak RS Awal Bross, Batam. 

TRIBUNJABAR.ID, BATAM- Dua korban ledakan kapal KMP Sembilang dirujuk ke Batam.

Diketahui, kapal KMP Sembilang meledak saat sedang perbaikan tahunan di galangan kapal PT Karimun Marine Shipyard (KMS), Rabu (31/7/2019).

Satu di antara korban yang ditujuk ke Batam adalah nahkoda II KMP Sembilang, Firman Yahya Prasetyo (26).

Saat ini, ia sedang mendapatkan perawatan intensif, pasca-operasi yang dilakukan pihak RS Awal Bross, Batam.

Pihak RS Awal Bross mengaku belum bisa memastikan keselamatan korban yang mengalami luka bakar.

"Apakah bisa selamat, kami belum bisa memastikannya, karena hingga 1 minggu ke depan merupakan masa-masa rawan bagi penderita luka bakar," kata dr Shinta di RS Awal Bros, Jumat (2/8/2019).

Kapal Roro KMP Sembilang Meledak di Karimun, 3 Orang Tewas

Duaaar, Kapal Roro KMP Sembilang Meledak, Satu Orang Terlempar, 10 Orang Alami Luka Bakar

Kapal penyeberangan Roll On Roll Off (Roro) KMP Sembilang yang sedang melakukan docking (Perbaikan) tahunan di galangan kapal PT. Karimun Marine Shipyard (KMS), Rabu (31/7/2019) meledak.
Kapal penyeberangan Roll On Roll Off (Roro) KMP Sembilang yang sedang melakukan docking (Perbaikan) tahunan di galangan kapal PT. Karimun Marine Shipyard (KMS), Rabu (31/7/2019) meledak. (HUMAS BNPP Kelas A Tanjungpinang/Kompas.com)

Menurut Shinta, masa-masa rawan untuk pasien luka bakar yang di atas 50 persen, lebih kurang 4 hari hingga 1 pekan.

Jika pasien bisa melewati masa itu, ucapnya, baru ada kemungkinan pasien akan selamat. Menurut Shinta, kondisi luka bakar korban dinyatakan 78 persen.

Setelah dilakukan pembersihan dan operasi, luka bakar korban hanya tinggal 58 persen. Saat ini kondisi korban dinyatakan stabil dan dirawat di ruang isolasi khusus untuk penderita luka bakar.

Sementara itu, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Batam Nagoya meninjau serta mengecek langsung ke lokasi tempat insiden meledak dan terbakarnya KMP Sembilang di galangan kapal PT KMS.

Halaman
12
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved