Pemkot Tasikmalaya Berlakukan Sistem Jalur Lalu Lintas Baru di Sekitar Taman Kota

Pemerintah Kota Tasikmalaya memberlakukan rekayasa arus lalu lintas baru di Pusat Kota per Kamis (1/8/2019) ini.

Tribun Jabar/Isep Heri
Jalan berlapiskan batuan andesit yang berada di antara Masjid Agung dan Taman Kota Tasikmalaya yang sebelumnya menjadi pedestrian dan tempat PKL berjualan, mulai Kamis (1/8/2019) mulai difungsikan kembali untuk kendaraan. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Isep Heri

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Pemerintah Kota Tasikmalaya memberlakukan jalur arus lalu lintas baru di Pusat Kota per Kamis (1/8/2019) ini.

Pemberlakuan sistem arus lalu lintas baru tersebut tepatnya di sekitar Masjid Agung dan Taman Kota.

Dinas Perhubungan Kota Tasikmalaya kembali mengaktifkan jalan andesit Taman Kota bisa dilalui kendaraan yang sebelumnya difungsikan sebagai pedestrian.

Jalan berlapiskan batu andesit itu tepat berada di antara Masjid Agung dang Taman Kota dengan panjang sekitar 80 meter.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tasikmalaya Aay Zaini Dahlan mengatakan adanya pemberlakuan sistem lalu lintas baru tersebut secara otomatis mengubah arus lalu lintas dari sebelumnya.

Lihat Macan Tutul di Atas Pohon, Pria di Tasikmalaya Ini Takut, Langsung Lari dan Kabari Warga Lain

Sejumlah lampu lalu lintas di sekitar jalan Masjid Agung, Jalan Otista, Jalan dr Soekardjo kembali difungsikan.

"Ini merupakan upaya untuk mewujudkan penataan kota yang lebih baik, seperti yang kita ketahui andesit di sana sering dipakai jualan PKL. Kemudian parkiran tidak tertata dan angkot ngetem sembarangan," jelasnya.

Dia menjelaskan, jalur andesit yang berada di antara Masjid Agung dan Taman Kota itu dipakai satu arah dari arah Jalan dr Soekardjo dan dari Jalan Masjid Agung.

"Jadi dari arah Jalan Masjid Agung atau Jalan dr Soekardjo tidak perlu memutar ke Jalan Pemuda seperti biasanya," kata dia.

VIDEO Sekolah di Tasikmalaya Ini Rusak Diguncang Gempa Dua Tahun Lalu, Tak Kunjung Diperbaiki

Kemudian kendaraan dilarang belok kanan dari Jalan Otista menuju Jalan Pemuda.

Selanjutnya Jalan Mayor Utarya antara Jalan Pemuda dan HZ Mustofa digunakan untuk sarana parkir serta lajur lalu lintas satu arah satu lajur.

“Arus dari Jalan Pemuda diwajibkan belok kiri ke HZ Mustofa untuk menghindari crossing andesit. Dan dari arah Jalan Mayor Utarya tidak bisa langsung ke Jalan Yudanegara,” tuturnya.

Selain itu dari arah Jalan Otista jika akan menuju ke Jalan Soekardjo tak perlu memutar ke Jalan Pemuda tapi lurus dan kemudian belok kanan.

Selama pemberlakuan sistem jalur baru terlihat petugas dari Dishub, Satpol PP, dan polisi bersiaga dan membantu mengarahkan kendaraan.

Ini Alasan Pemkot Tasikmalaya Berlakukan Sistem Lalu Lintas Baru di Sekitaran Taman Kota

Penulis: Isep Heri Herdiansah
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved