Presiden Jokowi Minta Kasus Novel Baswedan Selesai 3 Bulan, Tim Teknis Tetapkan Waktu Kerja 6 Bulan

Polri menetapkan, masa kerja tim teknis kasus penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan selama enam bulan.

Presiden Jokowi Minta Kasus Novel Baswedan Selesai 3 Bulan, Tim Teknis Tetapkan Waktu Kerja 6 Bulan
Vincentius Jyestha/Tribunnews.com
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Dedi Prasetyo 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Polri menetapkan, masa kerja tim teknis kasus penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan yang dipimpin Kepala Bareskrim Polri Komisaris Jenderal (Pol) Idham Azis, selama enam bulan.

Dikutip dari Kompas.com, masa kerja yang ditetapkan melalui surat perintah tugas (sprint) Kepala Polri Jenderal Tito Karnavian tersebut berbeda dengan instruksi Presiden Joko Widodo yang meminta agar pengusutan kasus itu rampung tiga bulan ke depan.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Dedi Prasetyo menjelaskan, waktu kerja enam bulan tersebut mengikuti kelaziman sebuah penugasan.

"Pertimbangan durasi, waktu, memang seperti itu. Kalau misalnya kurang, nanti perpanjang lagi enam bulan. Artinya setiap satu semester itu jelas, targetnya jelas," ungkap Dedi di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (31/7/2019).

Penyidik KPK Disebut Pasif saat Kerja di TGPF Kasus Novel, Febri Diansyah Tanggapi Begini

Mengenai waktu penugasan itu terlambat tiga bulan dibandingkan dengan instruksi Presiden, Dedi menegaskan, tim teknis bekerja semaksimal mungkin demi memenuhi instruksi itu.

"Durasi bekerja tim sesuai sprint (surat perintah tugas) ini 6 bulan. Kemarin ada pernyataan Presiden tiga bulan. Tim teknis akan bekerja secara maksimal, bekerja keras," kata dia.

"Pengalaman saya (sebagai reserse). Saya optimistis. Dengan tim yang sudah dibentuk dengan kemampuan teknis yang terbaik, ini terungkap," tutur Dedi.

Diberitakan, Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) penyerangan Novel Baswedan sudah menyelesaikan tugasnya.

Novel Baswedan Sebut TGPF Lupa Ungkap Kasus Buku Merah dalam Temuannya

Semua temuan mengenai kasus Novel telah dilimpahkan ke Polri. TGPF juga merekomendasikan Polri membentuk tim teknis untuk menindaklanjuti temuannya itu.

Presiden Jokowi menyebut, Kapolri sudah meminta waktu enam bulan bagi tim teknis yang dipimpin Kabareskrim Komjen Idham Aziz untuk menindaklanjuti temuan TGPF itu.

Namun, Jokowi menilai waktu enam bulan yang diminta itu terlalu lama.

"Oleh sebab itu, kalau Kapolri kemarin sampaikan meminta waktu enam bulan, saya sampaikan tiga bulan tim teknis ini harus bisa menyelesaikan apa yang kemarin disampaikan (TGPF)," kata Jokowi.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jokowi Minta Kasus Novel Selesai 3 Bulan, Tim Teknis Tetapkan Waktu 6 Bulan"

Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved