Pemkot Cimahi Digugat Warga Perumahan Elite ke PTUN Bandung, Gara-gara Guest House 3 Lantai

Pemkot Cimahi digugat ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Bandung karena menerbitkan Izin Mendirikan Bangunan (IMB)

Pemkot Cimahi Digugat Warga Perumahan Elite ke PTUN Bandung, Gara-gara Guest House 3 Lantai
Tribunjabar/Mega Nugraha
Kuasa Hukum Warga Perumahan di Setra Duta 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha Sukarna

TRIBUNJABAR.ID,BANDUNG - Pemkot Cimahi digugat ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Bandung karena menerbitkan Izin Mendirikan Bangunan (IMB), di dalam perumahan elit Setra Duta.

Sidang gugatan perkara itu sudah bergulir di PTUN Bandung sejak Mei 2019. Siang ini, Rabu (31/7/2019), digelar sidang dengan menghadirkan saksi terakhir. Gugatan itu dilayangkan 12 orang warga.

Salah satu gugatannya, mereka meminta majelis hakim untuk membatalkan surat nomor 503.3/0022/1399/DPMPTSP/2018 tentang Izin Peruntukan Penggunaan Tanah. Kemudian surat nomor 503.6/0203/1538/DPMPTSP tentang IMB.

Surat IMB itu berupa bangunan guest house tiga lantai seluas 174,5 meter persegi di Kelurahan Pasirkaliki Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi.

"Warga merasa terganggu dan mengalami kerugian atas didirikannya guest house," kata kuasa hukum warga, Joshua Mulia di PTUN Bandung, Jalan WR Supratman, Selasa (31/7/2019) sore.

‎Ke-12 orang warga diwakili kuasa hukum Joshua Mulia dan Denny Chandra. Kata Joshua, selama ini, ke-12 warga ini hidup tenang di perumahan tersebut. Tiba-tiba saja, guest house didirikan di tengah pemukiman mereka.

Putra Kaban Klaim Syarat Gubernur Sudah Dipenuhi, Gunung Tangkubanparahu Besok Dibuka

"Dengan adanya guest house itu kenyamanan kami jadi terganggu. Faktor lingkungan, kebisingan dan juga keamanan. Bagaimana bisa dibayangkan di suatu perumahan ada guest house yang pastinya buka 24 jam dan tentu mengganggu warga. Dengan adanya guest house artinya orang asing bisa datang kapan saja. Sehingga warga merasa khawatir adanya aktivitas yang tidak diinginkan," ujar Joshua.

IMB itu tertulis pada Oktober 2018. Sedangkan guest house di Komplek Setra Duta Blok L5 itu sudah dibangun sejak 2012.

"Perda Cimahi tentang IMB itu sangat jelas disebutkan bahwa bangunan tidak boleh berdiri tanpa IMB termasuk IMB-nya menyusul. Seharusnya ada IMB dulu baru bangunan didirikan. Kami menduga ini dibangun sebelum ada penerbitan. Apalagi peruntukan di kawasan itu hanya untuk rumah tinggal, bukan hotel atau lainnya," katanya.

Kuasa hukum Pemkot Cimahi, Iyan, mengatakan IMB sudah dikeluarkan sesuai dengan aturan.

"Sepanjang persyaratan lengkap diajukan, dicek sudah sesuai ya diterbitkan," ujar Iyan.

Sehari-hari Kuli Bangunan, Menjelang HUT RI Ajay Pun Banting Setir Jual Bendera Merah Putih

Meski begitu, pihaknya menghormati proses hukum yang sedang berjalan.

"Pada prinsipnya Pemkot Cimahi menjalankan perintah undang-undang. Bahwasanya penerbitan IMB itu sudah sesuai aturan dan kalaupun ada proses hukum, kami menghormatinya," ujarnya.

Penulis: Mega Nugraha
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved