Musim Kemarau, Kasus DBD di Kabupaten Cirebon Meningkat, Perlu Kesadaran Warga untuk Hidup Sehat

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cirebon, mencatat, kasus penyakit demam berdarah dengue (DBD)

Musim Kemarau, Kasus DBD di Kabupaten Cirebon Meningkat, Perlu Kesadaran Warga untuk Hidup Sehat
Pixabay.com
Nyamuk penyebab DBD. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cirebon, mencatat, kasus penyakit demam berdarah dengue (DBD) pada musim kemarau ini mengalami peningkatan dibandingkan dengan bulan lalu.

Pada Juni 2019, Dinkes Kabupaten Cirebon mencatat, sebanyak 846 orang terjangkit penyakit DBD, sedangkan pada Juli 2019 hingga pekan lalu mengalami peningkatan menjadi 1.035 orang.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kabupaten Cirebon, Nanang Ruhyana, mengatakan, meskipun saat ini musim kemarau, DBD masih sering terjadi di Kabupaten Cirebon, bahkan menyebabkan 16 orang meninggal dunia.

"Ini adalah siklus lima tahunan, meningkat pula dibandingkan tahun lalu," kata Nanang di Kantor Dinkes Kabupaten Cirebon, Jalan Sunan Muria, Kecamatan Sumber, Rabu (31/7/2019).

Beberapa kecamatan di Kabupaten Cirebon yang "diserang" penyakit DBD, yakni Kecamatan Plumbon, Sindanglaut, Lebak, dan Losari. Di Kecamatan Plumbon terjadi sebanyak 53 positif, Sindanglaut 50, Losari 30, dan Lebak 28.

Pesona Kampung Mural di Gending Kabupaten Sumedang, Biar Indah dan Tidak Monoton

Nanang mengatakan, pihaknya telah melakukan berbagai upaya untuk mencegah penyakit tersebut, yakni dengan cara pemberantasan sarang nyamuk (PSN), yaitu melakukan cara mengubur, mengurus, dan menutup (3M).

"Setiap puskesmas sudah melakukan fogging juga," katanya.

Kepala Dinkes Kabupaten Cirebon, Enny Suhaeni, mengatakan, meningkatnya kasus DBD itu, dikarenakan berbagai faktor, di antaranya tidak ada kesadaran hidup sehat dari masyarakat dan perubahan cuaca ekstrem.

"Jumlah 1035 kasus DBD itu, belum sepenuhnya terjangkit DBD, melainkan masih terindikasi gejala DBD," kata Enny.

Selain kecamatan di atas, beberapa kecamatan yang mengalami kasus DBD di Kabupaten Cirebon yakni Kecamatan Gegesik, Kedawung, Gunungjati, Ciledug, Babakan, Suranenggala, Karangsari, Palimanan, Klangenan, dan Arjawinangun.

"Di kecamatan-kecamatan itulah, penyebarannya. Kita selalu memantau terus dengan melakukan berbagai upaya pencegahan,” ucapnya.

Sape Sirole Asal Majalengka Ini Dihargai Rp 55 Juta, Begini Keistimewaannya

Penulis: Hakim Baihaqi
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved