Modus-modus Penyelundupan Barang di Lapas, Disimpan di Organ Intim sampai Anus

Para pengunjung ini diketahui memiliki berbagai modus untuk menyelundupkan barang yang dilarang dalam Rutan Klas 1 A Surakarta.

Modus-modus Penyelundupan Barang di Lapas, Disimpan di Organ Intim sampai Anus
TRIBUNJOGJA.COM / Arfiansyah Panji
(ilustrasi) Suasana Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Natkotika Kelas II Yogyakarta di Pakem, Sleman, Jumat (26/1/2018). 

"Dua bawa handphone dan satu bawa obat-obatan," kata Andi.

Rutan Klas 1 A Solo, Senin (15/7/2019). TRIBUNSOLO.COM/RYANTONO PUJI SANTOSO
Rutan Klas 1 A Solo, Senin (15/7/2019). TRIBUNSOLO.COM/RYANTONO PUJI SANTOSO (TRIBUNSOLO.COM/RYANTONO PUJI SANTOSO)

"Ini obat-obatan biasa bukan narkoba atau apa," terang Andi.

Soal obat-obatan ini ada peraturan narapidana tidak diperbolehkan mendapatkan obat dari luar lantaran sudah ada klinik di dalam rutan.

Sementara itu, Lapas memang menerapkan larangan untuk membawa handphone ke dalam ruang jenguk.

Waspadai Penyelundupan Lewat Anus

Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jawa Tengah (Jateng) mewaspadai pelaku penyelundupan narkotika obat bahaya (narkoba) semakin gencar.

Salah satunya adalah pengiriman narkoba yang dibawa kurir dengan cara dimasukkan dalam anus.

"Modusnya baru antara lain melalui dubur yang cukup fantastis ditangkap di Semarang," ungkap Kepala BNN Provinsi Jateng, Brigjend Pol Benny Gunawan saat kampanye anti narkoba di area car free day (CFD), Jalan Slamet Riyadi, Solo, Minggu (30/6/2019).

Dia menerangkan, pengungkapan kasus penyelundupan narkoba melalui anus berupa sabu-sabu seberat 250 gram yang dibawa oleh kurir melalui Bandara Ahmad Yani Semarang.

"Kurir tersebut ditangkap saat turun di Bandara Ahmad Yani Semarang usai terbang dari Batam," terang Benny.

Halaman
123
Editor: Ravianto
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved