Bupati Dony Dengar Langsung Keinginan Pedagang Cadas Pangeran

Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir yang sedang dalam perjalanan dari arah Bandung memilih menepikan kendaraannya di gerbang kawasan Cadas Pangeran

Bupati Dony Dengar Langsung Keinginan Pedagang Cadas Pangeran
Tribun Jabar/Deddi Rustandi
SERAP ASPIRASI - Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir yang sedang dalam perjalanan dari arah Bandung memilih menepikan kendaraannya di gerbang kawasan Cadas Pangeran, Rabu (31/7/2019). Orang nomor satu di Sumedang ini ingin mendengar langsung keinginan para pedagang di Cadas Pangeran. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Deddi Rustandi

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG – Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir yang sedang dalam perjalanan dari arah Bandung memilih menepikan kendaraannya di gerbang kawasan Cadas Pangeran, Rabu (31/7/2019).

Rombongan bupati barupulang dari acara menutup kegiatan Kuliah Kerja Usaha (KKU) STIE Sebelas April di Tanjungsari.

“Saya ingin bersilaturahmi sekalian mendengar langsung keinginan dan keluhan dari para pelaku ekonominya yang berjualan di kawasan Cadas Pangeran,” kata Dony, Rabu (31/7).

Di gerbang Cadas Pangeran Patung Pangeran Kornel dan Daendles itu banyak kios-kios yang jualan makanan dan Ubi Cilembu.

“Saya bertanya apa yang menjadi permasalahan dari para pedagang itu dan harus ada upaya supaya warga yang melintas berhenti dan berbelanja di sana,” kata Dony.

Truk Fuso Terguling di Nyalindung Sumedang, Pecahan Botol Jamu Penuhi Lahan Sawah dan Jalan

Menurutnya, salah satu yang harus diperhatikan adalah soal pengemasan barang jualan.

“Harus dibuat pengemasan atau packaging yang menarik dan jangan dibuat asal-asalan. Pemerintah akan membatu mengikutsertakan para pelaku usaha itu untuk ikut pelatihan pengemasan atau packaging barang dagangan,” katanya.

Selain itu, terang Dony, untuk mengurangi kantung berbahan plastik untuk mengemas Ubi Cilembu sampai peuyeum sampeu (tape ketela) memakai kemasan ramah lingkungan.

“Untuk memgemas ubi Cilembu bisa menggunakan bongsang yang terbuat dari bambu dan sangat ramah lingkungan,” katanya.

Menurutnya, selaian mengurangi bungkus berbahan plastik penggunaan bongsang juga membuat para perajin bongsang bisa punya pasar baru.

Sebelumnya bongsang dipakai untuk kemasan tahu Sumedang tapi jika dipakai juga untuk kemasan Ubi Cilembu maka perajin bongsang bisa menambah volume usahanya,” kata Dony.

Mural di Kampung Gending Sumedang Diburu Banyak Orang untuk Berfoto

Saat berdiskusi dengan para pedagang, mereka banyak juga yang meminta swafoto.

“Pak Bupati tadi banyak bertanya apa yang menjadi masalah saat jualan. Baru pertama kali ada bupati yang datang dan menanyakan masalah serta keluhan kami,” kata pedagang ubi Cilembu di Cadas Pangeran. (deddi rustandi)

Penulis: Deddi Rustandi
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved