Akibat Hubungan Sedarah, Kakak-Adik di Luwu Tak Dihukum Pidana Tapi Tetap Berakhir Tragis

Kasat Reserse Kriminal Polres Luwu, AKP Faisal Syam, menjelaskan bahwa tidak ada sanksi pidana yang dapat menjerat keduanya.

Akibat Hubungan Sedarah, Kakak-Adik di Luwu Tak Dihukum Pidana Tapi Tetap Berakhir Tragis
desy arsyad/tribunluwu.com
Pelaku kasus inses di Lamunre Tengah, Kecamatan Belopa Utara, Luwu, inisial kakak, AA (kanan), dan adik, BI (kiri). 

Pengakuan pelaku AA

Sebelumnya diberitakan AA mengakui perbuatannya jika apa yang mereka lakukan itu adalah perbuatan yang salah dan keliru serta melanggar norma agama dan norma adat.

“Ya saya keliru dan khilaf telah melakukan ini. Saya menyesal Pak, telah melakukan ini. Semoga Allah mengampuni saya,” kata AA saat ditemui di Mapolres Luwu, Selasa (30/7/2019).

Menurut AA, dalam kesehariannya, 2 anak hasil cinta terlarang tersebut dia perlakukan sebagaimana anak dan keponakan.

“Keduanya saya perlakukan sebagai anak sendiri dan keponakan sendiri. Saya tetap memelihara dengan baik,” ucapnya.

Sementara itu, Kaur Bin Ops Satreskrim Polres Luwu Ipda Azis mengatakan, kedua pelaku kasus asusila ini sudah sama-sama dewasa dan mereka melakukan atas dasar suka sama suka.

Hubungan Sedarah Kakak-Adik Berawal dari Curhat KDRT, Sang Kakak Kasihan dan Timbul Hasrat

Sering dicaci karena membujang

AA kerap dicaci oleh teman-temannya.

“AA ini sudah lama membujang dan sering dicaci secara sosial bahwa dia itu tidak begitu-begitu sehingga mungkin juga dia melakukan untuk mengetes apakah dia laki-laki normal atau tidak sehingga dia melakukan itu kepada adiknya BI,” ujar Azis.

AA dan BI diamankan Kepolisian Sektor Belopa didukung Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Luwu pada Sabtu (27/07/2019) lalu karena diduga terlibat cinta terlarang.

Halaman
123
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved