Lokasi Wisata Tangkuban Parahu Akan Dibuka untuk Umum pada Kamis

Sebelum dibuka untuk umum, pihak pengelola Tangkuban Parahu harus benar-benar membersihkan abu vulkanik

Lokasi Wisata Tangkuban Parahu Akan Dibuka untuk Umum pada Kamis
Tribun Jabar/Syarif Pulloh Anwari
Gunung Tangkuban Parahu, Jumat (27/7/2019) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, LEMANG- Direktur PT Graha Rani Putra Persada (GRPP), Putra Kaban selaku pengelola Gunung Tangkuban Parahu menggelar rapat koordinasi dengan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil di Gedung Sate, Selasa (30/7/2019).

Rapat tersebut membahas rencana dibukanya tempat wisata Tangkuban Parahu untuk umum.

Sebelum dibuka untuk umum, pihak pengelola Tangkuban Parahu harus benar-benar membersihkan abu vulkanik dan harus melengkapi standar operasional prosedur (SOP) keselamatan.

"Besok dibersihkan dulu, termasuk (melengkapi) jalur evakuasi dan SOP, besok juga difoto lalu akan kami serahkan lagi ke Gubernur. Saya terima kasih karena Gubernur begitu tanggap dengan situasi seperti ini," ujarnya ketika ditemui di Gunung Tangkuban Parahu.

Sebetulnya, kata dia, jalur evakuasi di Gunung Tangkuban Parahu memang sudah lengkap sehingga pihaknya tinggal melaporkan saja ke Gubernur Ridwan Kamil dalam bentuk foto, begitupun dengan SOP seperti posisi parkir.

"Nanti juga Gubernur membantu menata tempat ini supaya lebih bagus karena suka tidak suka, Tangkuban Parahu merupakan destinasi di Jawa Barat dan nasional. Tentunya kami mengucapkan terima kasih," ucapnya.

PVMBG Cek Kemungkinan Gas Beracun Pascaerupsi Gunung Tangkuban Parahu

Kabar Terkini Gunung Wisata Tangkuban Parahu, Pedagang Boleh Masuk Bersihkan Kios, Pengunjung Belum

Ia mengatakan, berdasarkan hasil rapat tersebut, rencananya Tangkubanparahu akan dibuka secara resmi untuk umum, mulai Kamis (1/8/2019) atau setelah semua rekomendasi Gubernur diselesaikan pihak pengelola.

"Insya Allah hari Kamis (dibuka), untuk pembersihan sudah 90 persen. Akan tetapi karena belum ada hujan (abu vulkanik) ada lagi terbawa angin padahal sudah kita bersihkan beberapa kali," kata Putra.

Disinggung terkait kabar yang beredar, bahwa Gunug Tangkubanoarahu ada erupsi susulan, pihaknya memastikan kabar tersebut tidak benar karena hingga saat ini kondisinya masih tetap normal.

"Saat rapat juga dibahas dan PVMBG menjelaskan tetap normal. Jadi kalau erupsi lagi tidak benar, itu bohong. Terkait rekomendasi 500 meter, lokasi ini (tempat parkir) lebih dari itu. Kami patuh sama (rekomendasi) PVMBG," ucapnya.

Terkait bahwa kabar erupsi susulan tersebut tidak benar atau hoaks juga dibenarkan Kepala Bidang Mitigasi Gunungapi pada Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi ( PVMBG ) Hendra Gunawan.

"Tidak benar, hoaks itu. Kondisi saat ini tidak ada perubahan, cenderung reda," ujarnya saat dikonfirmasi Tribun Jabar melalui pesan singkat.

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved