3 Jenderal Polisi Capim KPK Disebut Bermasalah, Jenderal Firli Pilih Diam dan Mengadu ke Allah

Tiga jenderal yang disebut bermasalah itu adalah bagian dari 11 jenderal yang dikirim Polri untuk mengikuti seleksi calon pimpinan KPK.

3 Jenderal Polisi Capim KPK Disebut Bermasalah, Jenderal Firli Pilih Diam dan Mengadu ke Allah
(museum.polri.go.id)
Logo Polri. 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Kapolda Sumatera Selatan yang juga mantan Deputi Penindakan KPK, Inspektur Jenderal Firli, mengaku memilih diam menyikapi tudingan yang diarahkan kepadanya.

Firli adalah satu dari tiga jendral Polri yang disebut Indonesia Corruption Watch (ICW) bermasalah.

Rekam jejak ketiganya mendapat sorotan setelah mengikuti seleksi calon pimpinan KPK

"Saya selalu diam karena saya yakin bahwa Allah SWT yang Maha Mengetahui siapa yang terbaik. Saya hanya bicara di depan pimpinan KPK dan saat pisah sambut saya selaku Deputi (Penindakan) KPK tanggal 19 Juni 2019," ujar Firli ketika dikonfirmasi, Senin (29/7).

Menurut Firli, ia justru mendapat apresiasi dan pengharagaan dari para pimpinan KPK selama bertugas 1 tahun 2 bulan 14 hari di lembaga antirasuah.

Tiga jenderal yang disebut bermasalah itu adalah bagian dari 11 jenderal yang dikirim Polri untuk mengikuti seleksi calon pimpinan KPK periode 2019-2023. Polri pun angkat bicara atas tuduhan ketiga jenderal bermasalah.

Iwa Karniwa Ditetapkan Tersangka Oleh KPK, Ridwan Kamil Tunjuk Daud Achmad Jadi Plh Sekda Jabar

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mempersilakan setiap pihak untuk memberikan pendapat.

Namun, ia juga mengingatkan untuk tidak berasumsi dan menyebarkan fitnah tanpa disertai bukti data dan fakta.

Menurutnya, pihak yang menyebarkan fitnah dapat dilaporkan oleh pihak yang merasa dirugikan jika tuduhan itu tanpa didukung bukti.

"Kalau misalnya ternyata yang disampaikan tidak terbukti, secara personal yang bersangkutan juga memiliki hak konstitusional untuk melaporkan terhadap pihak yang merugikan, monggo. Itu hak konstitusional setiap orang," kata jenderal bintang satu itu.

Begini Kondisi Rumah Dinas Sekda Jabar, Sehari Setelah Iwa Karniwa Ditetapkan Tersangka oleh KPK

Ia mengatakan para pati yang dikirim untuk mengikuti seleksi capim KPK adalah perwira tinggi terbaik. Mereka mengikuti setiap tahapan seleksi dengan baik.

Setelah lolos seleksi pemeriksaan administrasi dan tes kompetensi, sebanyak 104 capim KPK menjalani tes psikologis di Pusdiklat Sekretariat Negara, Cilandak, Jakarta Selatan pada Minggu, 28 Juli 2019. Tim Pansel Capim KPK akan mengumumkan nama-nama calon yang lolos tes tersebut pada 5 Agustus 2019. (tribun network/ilh/coz)

Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved