Breaking News:

Pemkot Cirebon Targetkan 2000 Pelaku UMKM Mulai Jualan Online

Pemkot Cirebon bersama Kominfo RI telah menyiapkan para pelatih yang akan melatih para pelaku UMKM di Kota Cirebon.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: Theofilus Richard
Tribun Jabar/Ahmad Imam Baehaqi
Puluhan peserta saat mengikuti Training of Trainer Grebeg Pasar UMKM Go Online Kota Cirebon di Balai Kota Cirebon, Jl Siliwangi, Kota Cirebon, Senin (29/7/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Pemerintah Kota Cirebon menargetkan 2000 pelaku UMKM memulai jualan online.

Pemkot Cirebon bersama Kominfo RI telah menyiapkan para pelatih yang akan melatih para pelaku UMKM di Kota Cirebon.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Cirebon, Sumanto, mengatakan, para pelatih telah mendapat pembekalan khusus dalam Training of pelatih Grebeg Pasar UMKM Go Online Kota Cirebon.

Selanjutnya mereka akan disebar ke sejumlah pasar tradisional untuk mengajak para pedagang berjualan online.

"Mereka akan membantu para pedagang pasar memasarkan barang dagangannya secara online," ujar Sumanto saat ditemui usai pembukaan Training of pelatih Grebeg Pasar UMKM Go Online Kota Cirebon di Balai Kota Cirebon, Jl Siliwangi, Kota Cirebon, Senin (29/7/2019).

Pemkot Cirebon Siapkan trainer untuk Latih Pelaku UMKM Jualan Online

Ia mengatakan, dari sembilan pasar tradisional yang ada di Kota Cirebon hanya enam yang akan digerebek oleh para pelatih itu.

Di antaranya, Pasar Kalitanjung, Pasar Drajat, Pasar Perumnas, Pasar Kanoman, Pasar Pagi, dan Pasar Jagasatru.

Para pelatih atau yang disebut canvasser itu nantinya diminta mendata 2000 pedagang yang siap berjualan online.

"Pendataan 14 hari harus rampung, jadwalnya juga sudah disiapkan di pasar mana saja," kata Sumanto.

Selanjutnya setelah pendataan selesai, para canvasser akan melatih para pedagang pasar atau pelaku UMKM itu untuk berjualan online.

Ditargetkan 2000 pedagang yang didata dapat memasarkan produknya juga di dunia maya.

Sementara, Kasubdit Pengembangan Ekonomi Digital, Pariwisata, Transportasi, dan Perdagangan Ditjen Aplikasi Informatika (Aptika) Kominfo RI, Sumarno, mengatakan bahwa selain pedagang pasar, ditargetkan toko-toko di sekitarnya juga turut dirangkul canvasser.

"Jika berjualan secara online, maka pedagang bisa berjualan dengan jangkauan yang lebih luas," ujar Sumarno.

Kondisi Stadion Watubelah Cirebon yang Pembangunannya Terbengkalai, Rumput Sintetis Tertutup Ilalang

Pembangunan Stadion Watubelah Cirebon Mangkrak, Sering Didatangi Warga untuk Beraktvitas

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved