Para Pedagang Tunggu Izin Masuk Kawasan Gunung Tangkuban Parahu

Dari pantauan Tribun Jabar, sekitar pukul 10.00 WIB, nampak para pedagang masih menunggu di Pos Pengamatan Gunung Api Tangkuban Parahu.

Tribun Jabar/Syarif Pulloh Anwari
Pedagang di kawasan Tangkuban Parahu Iip (47) dan Iin (47), Sabtu (27/7/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Syarif Pulloh Anwari

TRIBUNJABAR.ID, SUBANG- Akibat erupsi Gunung Tangkuban Parahu pada Jumat (26/7/2019) sore, para pedagang mencemaskan dagangan mereka di area wisata Tangkuban Parahu .

Dari pantauan Tribun Jabar, sekitar pukul 10.00 WIB, nampak para pedagang masih menunggu di Pos Pengamatan Gunung Api Tangkuban Parahu.

Iip (47) pedagang makanan di Kawah Ratu Tangkuban Parahu mengaku sudah pulang ke rumah saat kejadian erupsi gunung Tangkuban Parahu

"Saya sudah pulang, makanya saya enggak tahu kondisi barang dagangan saya di atas sana," ujar Iip kepada Tribun Jabar di Pos Pengataman Gunung Api Tangkuban Parahu , Sabtu (27/7/2019).

Ia menceritakan, kemarin, tak ada tanda-tanda Tangkuban Parahu akan erupsi dan situasi kawasan masih normal.

PVMBG: Tangkuban Parahu Belum Stabil, Masih Keluarkan Hembusan Gas dan Air

Kumpulan Foto Erupsi Gunung Tangkuban Parahu, Abu Tebal Sampai Selimuti Mobil

"Terus enggak terdeteksi, kalau awal informasi dari seismograf ada imbauan tapi masih status normal, makanya aktivitas pedagang dan wisatawan normal," ujarnya.

Ia pun hingga kini belum mengetahui kondisi barang dagangnya dan berharap barang dagangannya ada yang selamat.

"Saya belum tahu tapi informasi pedagang sudah tertutup abu, mudah-mudahan barang enggak ada yang rusak," ujarnya.

Hal serupa dikatakan Iin (47), pedagang asesoris, yang mengaku belum mengetahui kondisi barang dagangannya yang terletak di kawah Ratu.

"Saya nunggu izin dulu saya mau selamatkan barang," ujar Iin.

Sejak berdagang di wisata Tangkuban Parahu pada 1985, Iin mengatakan erupsi Gunung Tangkuban Parahu kali ini yang lumayan besar.

"Saya dagang dari 1985 sudah lima kali nemuan kaya gini, ini yang paling besar," ujarnya. (*)

Penulis: Syarif Pulloh Anwari
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved