Tajir Melintir, Youtuber Berusia 6 Tahun Ini Beli Gedung Seharga Ratusan Miliar Rupiah di Korsel

Seorang bocah enam tahun di Korea Selatan ( Korsel) yang merupakan bintang YouTube dilaporkan membeli gedung seharga 11 juta dollar AS, atau Rp 153,9

Tajir Melintir, Youtuber Berusia 6 Tahun Ini Beli Gedung Seharga Ratusan Miliar Rupiah di Korsel
Screengrab from YouTube
Bintang YouTube berusia enam tahun asal Korea Selatan bernama Boram ketika berakssi. 

TRIBUNJABAR.ID, SEOUL - Seorang bocah enam tahun di Korea Selatan ( Korsel) yang merupakan bintang YouTube dilaporkan membeli gedung seharga 11 juta dollar AS, atau Rp 153,9 miliar.

Bocah bernama Boram itu merupakan salah seorang bintang YouTube dengan jumlah subscribers mencapai 31 juta dari dua kanalnya, Boram Tube ToysReview dan Boram Tube Vlog.

Dilansir Asia One Jumat (26/7/2019), warganet di YouTube menjadi penasaran akan kegemasan Boram ketika mengomentari mainan maupun tentang keluarganya.

Dua kanalnya itu dilaporkan memberikannya pendapatan bulanan hingga 4,2 juta dollar AS, atau sekitar Rp 58,7 miliar sejak dia aktif pada 2016 silam.

Nasib Kriss Hatta, Sebelumnya Sedang Menata Hidup dan Jadi Youtuber, Kini Pakai Baju Tahanan Lagi

Menurut pemberitaan Maeil Business Newspaper, keluarga Boram membeli gedung lima lantai di Gangnam yang merupakan distrik termahal di ibu kota Korsel itu.

Pada 2017, organisasi Save The Children mengajukan tuntutan kepada orangtua Boram karena mengunggah film soal situasi yang bisa memperlihatkan kesedihannya.

Video yang dimaksud adalah skenario di mana bintang YouTube itu diminta berpura-pura sedang mencuri uang dari dompet ayahnya, atau sedang melahirkan.

Menurut laporan media Korsel The Korea Herald, Pengadilan Keluarga Seorang kemudian memperkuat tuduhan yang dilayangkan organisasi amal itu kepada keluarga Boram.

Boram bukan merupakan satu-satunya anak yang disorot. April lalu di China, beredar video seorang ibu yang menendang bocah umur tiga tahun, dan menimbulkan kemarahan netizen.

Youtuber dan Serikat Karyawan Garuda Berdamai, Direktur Utama Undang Vlogger ke Fasilitas Mereka

Niuniu yang dikenal sebagai model anak-anak di sana dilaporkan ditendang dalam sebuah sesi pengambilan foto karena dia diberitakan "terlalu lemah tampil".

Ibu Niuniu kemudian meminta maaf dan menyebut dia tidak berniat menyakiti anaknya. Dia juga berkilah tak bergantung kepada pendapatan sang anak karena suaminya juga bekerja.

Namun warganet setempat tidak sepenuhnya percaya dengan perkataannya, dan mulai mempertanyakan tentang penerapan hukum bagi anak-anak yang dipaksa bekerja.

(Kompas.com/Ardi Priyatno Utomo)

Kisah Ujung Oppa Youtuber Korea Selatan, Putuskan Jadi Mualaf Karena Senang Mendengarkan Solawat

Editor: Theofilus Richard
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved