Listrik Rp 1 Siap Hadir di Bandung, Begini Tampilan Energi Terbarukan Tersebut

Listrik Rp 1 bakal hadir di Bandung. Seperti ini tampilan energi terbarukan tersebut.

Listrik Rp 1 Siap Hadir di Bandung, Begini Tampilan Energi Terbarukan Tersebut
istimewa

TRIBUNJABAR. ID, BANDUNG - Bukan hanya di luar negeri, Indonesia sedang gencar melakukan pengembangan energi terbarukan.

Kali ini, Baran Energy meluncurkan baterai listrik, atau energy storage system (baterai penyimpan energi skala besar) dengan program Rp 1, Baran Energy.

Di Jakarta, program ini sudah diluncurkan. Tanggal 13 Agustus mereka bakal memperkenalkan produk teknologi energi baru dan terbarukan (EBT) ini ke masyarakat Bandung.

EBT berupa energy storage system yaitu baterai penyimpanan energi skala besar mengandalkan energi yang bersumber dari matahari, angin, dan air.

Produk ini disebut akan membantu program pemerintah dalam mendorong pemanfaatan energi yang bersumber dari EBT yang ditargetkan mencapai 23 persen pada tahun 2025.

“Kami tidak menyangka antusiasme masyarakat Jakarta sangat tinggi saat peluncuran beberapa saat lalu. Awalnya, kami hanya ingin memperkenalkan terlebih dahulu baterai listrik ini. Namun, di luar dugaan banyak sekali masyarakat yang langsung melakukan order (pemesanan),” kata Victor Wirawan, selaku CEO dan Founder Baran Energy, dalam keterangan pers yang diterima Tribun, Jumat (26/7/2019).

Victor menyampaikan, saat ini, dia bersama puluhan anak milenial yang berbakat sedang mengembangkan tiga varian produk, yaitu PowerWall yang berkapasitas 8,8 kWh yang bisa dipakai di rumah atau industri berskala kecil, kemudian PowerPack 126 kWh untuk industri berskala menengah, serta PowerCube 1,2 Mwh untuk industri berskala besar.

Produk yang telah diluncurkan adalah PowerWall. Perangkat teknologi ini bisa dimanfaatkan, terutama untuk menampung energi yang dihasilkan oleh energi terbarukan, seperti energi yang bersumber dari matahari, angin, air, dan lain-lain.

Victor mengakui, tidak mudah meciptakan baterai tersebut, karena dibutuhkan research and development yang mendalam, biaya yang besar, juga memakan waktu. Alhasil, banyak stigma yang mucul, bahwa baterai tersebut mahal.

“Oleh karena itu, kami ingin memberikan penawaran, bahwa untuk memiliki perangkat energi EBT yang selama ini terkesan mahal, bisa dimiliki dengan harga terjangkau. Kami adakan Program Rp 1 dan ada juga program easy payment untuk mencicil DP," kata Victor.

Starategi Program Rp 1 ini juga merupakan salah satu inovasi model kepemilikan, bagaimana supaya teknologi ini menjadi terjangkau, sehingga lebih banyak lagi orang yang bisa berpindah ke energi terbarukan.

Program ini diharapkan dapat membantu percepatan peralihan dari energi fosil ke energi terbarukan.

“Kami generasi milenial sangat peduli dengan keberlangsungan sumber energi fosil yang saat ini terus menipis dan sangat mendukung program pemerintah untuk mendorong masyarakat mulai beralih dari energi fosil ke energi terbarukan, " katanya.

Penulis: Siti Fatimah
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved