Kepala SKIPM Optimis Ekspor Ikan Asin Buatan Cirebon Tahun Ini Lebih Tinggi Dibanding 2018
Kepala SKIPM Cirebon, Obing Hobir As'ari, mengaku optimis ekspor ikan asin buatan Cirebon pada tahun ini lebih tinggi
Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Dedy Herdiana
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ahmad Imam Baehaqi
TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Kepala Stasiun Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu (SKIPM) Cirebon, Obing Hobir As'ari, mengaku optimis ekspor ikan asin buatan Cirebon pada tahun ini lebih tinggi dibanding 2018.
Berdasarkan data tahun lalu pihaknya mencatat ekspor ikan asin selama 2018 mencapai 50 ton.
"Kami optimis tahun ini ekspornya naik, baik dari segi volume maupun nilainya," ujar Obing Hobir As'ari saat ditemui di SKIPM Cirebon, Jl Brigjend Dharsono, Kota Cirebon, Jumat (26/7/2019).
Ia mengatakan, selama Januari - Juni 2019 ekspor ikan asin dari Cirebon hampir mencapai 50 persen dari tahun lalu.
Hingga kini sudah 14 kali pengiriman yang dilakukan dan jumlahnya mencapai 23,477 ton.
• Selama 2018, SKIPM Catat Ekspor Ikan Asin Buatan Cirebon Capai 50 Ton
Sementara nilai komoditas ikan asin itu mencapai Rp 15,225 miliar.
Selain itu, adanya pasar baru untuk ekspor ikan asin juga membuat pihaknya makin optimis.
• Ikan Asin Buatan Cirebon Diminati Pasar Luar Negeri, Ikan Asin Jambrong Paling Diminati
"Pengiriman ke Taiwan itu baru tahun ini, karena pasar bertambah kami makin optimis meningkat," kata Obing Hobir As'ari.
Sebelumnya ikan asin itu biasa dikirimkan ke Amerika, Australia, Kanada, Arab Saudi, dan Korea.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/ikan-asin-jambrong.jpg)