Dampak Gempa Bumi Halmahera Selatan, 13 Jadi Korban Meninggal

Sebanyak 13 orang menjadi korban meninggal sejak gempa bumi menguncang, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara

Dampak Gempa Bumi Halmahera Selatan, 13 Jadi Korban Meninggal
Kompas.com/YAMIN ABDUL HASAN
M. Arif Ardian, korban gempa bumi Halmahera Selatan yang menderita sakit usus keluar dirujuk ke RS Gatot Subroto Jakarta, Selasa (23/07/2019). 

TRIBUNJABAR.ID, TERNATE- Sebanyak 13 orang menjadi korban meninggal sejak gempa bumi menguncang, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, yang terjadi hampir dua pekan lalu.

Sekretaris Desa Cango, Bahri Rasyid, mengatakan korban yang meninggal terakhir adalah Samiun Hadi (45) asal Desa Cango, Kecamatan Gane Barat.

Menurutnya, Samiun Hadi meninggal pada hari Selasa (23/7/2019) karena sakit TBC. 

"Korban ini saat gempa sempat lari ke pengungsian, begitu kambuh lagi kemudian dibawa ke rumah," kata Bahri Rasyid kepada Kompas.com, Kamis (25/07/2019).

Dengan demikian katsnys, untuk Desa Cango sendiri sudah ada 2 korban yang meninggal dunia.

Sementara Kepala Pos Komando Penanganan Gempa Halmahera Selatan Helmi Surya Botutihe mengatakan, sejauh ini data yang masuk ke posko baru 12 yang meninggal dunia.

"Nanti kami cek, tentunya mungkin ada penambahan," kata Helmi ketika dikonfirmasi jumlah korban meninggal yang sudah berjumlah 13 orang.

Gempa Magnitudo 7,2 Guncang Halmahera Selatan, 1 Warga Meninggal, BMKG Beberkan Penyebab Gempa

2 Bandar Narkoba yang Sembunyi dalam Kontainer di Belgia Pun Terpaksa Menyerah Karena Cuaca Panas

Adapun 12 korban gempa lainnya yang meninggal diantaranya:

1. Darsa Umar (48), warga Desa Cango, Kecamatan Gane Barat

2. Asfar Mukmat (22 ) asal Desa Gane Dalam, Kecamatan Gane Barat Selatan

Halaman
123
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved