Polsek Tarogong Kaler Hentikan Aktivitas Galian C, Kapolsek Langsung Turun Tangan saat Sidak

Galian pasir yang berada di Blok Lapang, Desa Tanjungkamuning, Kecamatan Tarogong Kaler diminta kepolisian untuk berhenti beroperasi.

Polsek Tarogong Kaler Hentikan Aktivitas Galian C, Kapolsek Langsung Turun Tangan saat Sidak
Tribun Jabar/Firman Wijaksana
Kapolsek Tarogong Kaler, Ipda Asep Saepudin melakukan sidak ke galian pasir di Blok Lapang, Desa Tanjungkamuning, Kecamatan Tarogong Kaler, Rabu (24/7/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Wijaksana

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Galian pasir yang berada di Blok Lapang, Desa Tanjungkamuning, Kecamatan Tarogong Kaler diminta kepolisian untuk berhenti beroperasi.

Pasalnya lokasi galian C itu merupakan daerah terlarang untuk penambangan.

Dalam tata ruang daerah, tak boleh ada lokasi galian pasir di Kecamatan Tarogong Kaler.

"Tadi siang kami sidak ke lokasi. Aktivitas galiannya masih ada. Padahal sudah jelas aturannya kalau itu daerah terlarang untuk pertambangan," ujar Kapolsek Tarogong Kaler, Ipda Asep Saepudin seusai sidak, Rabu (24/7/2019).

Polisi Hentikan Galian C Ilegal di Bogor, Sita Alat Berat tapi Tiga Orang Belum Jadi Tersangka

Wilayah Tanjungkamuning, lanjutnya, merupakan daerah penataan.

Lokasi galian berbatasan dengan Kecamatan Banyuresmi.

Asep menyebut lokasi galian yang masuk ke kawasan Tarogong Kaler harus segera dihentikan.

Operator Beko Tewas Terkubur Longsor Batu Galian C, Begini Kronologinya

Galian C tersebut memiliki panjang 500 meter dan lebar 300 meter.

"Tadi kami sudah minta untuk dihentikan operasinya. Jangan ada lagi aktivitas. Pemiliknya juga sudah dipanggil," katanya.

Asep juga meminta kepada Pemkab Garut untuk menerbitkan surat teguran kepada pemilik tambang.

Pihaknya pun akan terus memantau aktivitas di lokasi galian tersebut.


Penulis: Firman Wijaksana
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved