Jabar Jadi Provinsi Tersukses untuk Program Percepatan Populasi Sapi dan Kerbau Bunting di Indonesia

Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum mengatakan, program IB di Provinsi Jawa Barat sudah mencapai 101 persen hanya dalam kurun waktu 6 bulan.

Jabar Jadi Provinsi Tersukses untuk Program Percepatan Populasi Sapi dan Kerbau Bunting di Indonesia
Tribun Jabar/Handhika Rahman
Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum saat melihat hewan ternak di acara Expo Peternakan dan Kontes Ternak Jawa Barat 2019 digelar di Gor Singalodra Kecamatan Sindang Kabupaten Indramayu, Rabu (24/7/2019). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Provinsi Jawa Barat tercatat menjadi provinsi tersukses dalam pemberdayaan Inseminasi Buatan (IB) dalam program Upaya Khusus Percepatan Populasi Sapi dan Kerbau Bunting (Upsus Siwab).

Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum mengatakan, program IB di Provinsi Jawa Barat sudah mencapai 101 persen hanya dalam kurun waktu 6 bulan.

"Padahal kalau provinsi lainnya baru sekitar 30 persen," ujar dia saat Expo Peternakan dan Kontes Ternak Jawa Barat 2019 digelar di Gor Singalodra Kecamatan Sindang Kabupaten Indramayu, Rabu (24/7/2019).

Dirinya mengatakan, dalam waktu 9 bulan kedepan, sapi-sapi yang bunting melalui proses IB ini diprediksi sudah mulai melahirkan.

"Tiga bulan kedepan nanti kita akan periksa buntingnya ini berapa," ujar dia.

Uu: Peternak di Jabar Hanya Bisa Penuhi Hewan Kurban Sebesar 30 Persen, Sisanya Disuplai dari Luar

Sementara itu, Direktur Perbibitan dan Produksi Ternak Kementerian Pertanian (Kementan), Sugiono mengapresiasi dengan tingginya tingkat IB di Provinsi Jawa Barat.

Dirinya menyampaikan, Kementan selalu intens dalam mengakselerasi percepatan target pemenuhan populasi hewan ternak dalam negeri.

"Termasuk dalam pembibitan sapi potong, sapi perah, kambing, domba, dan hewan ternak lainnya," ucap dia.

Wagub Jabar Minta Dinas Terkait di Daerah Hadirkan Program Unggulan Untuk para Peternak

Dijelaskan Sugiono, dari sebanyak 10 juta ekor sapi betina yang di suntik IB pada tahun 2017 lalu, 4.981.000 ekor sapi di antaranya saat ini dalam keadaan bunting dan sekitar 3,6 juta ekor sapi sudah melahirkan.

"Data-data ini kita akses dengan baik hari per harinya di setiap desa tiap kecamatan tiap Kabupaten/Kota di Indonesia," ujar dia.

Sugiono berharap, Upsus Siwab bisa terus bertambah setiap waktunya. Hal tersebut demi terwujudnya ketahanan pangan yang kuat di Indonesia.

"Sehingga nanti jika berhasil kita bisa mandiri dalam ketahan pangan," ucapnya.

Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved