Debit Air Situ Cileunca Pangalengan Terus Menyusut, Berikut Penurunannya Sepanjang Kemarau Ini

Memasuki musim kemarau debit air Situ Cileunca Pangalengan, Kabupaten Bandung terus menyusut.

Debit Air Situ Cileunca Pangalengan Terus Menyusut, Berikut Penurunannya Sepanjang Kemarau Ini
Tribunjabar/Mumu Mujahidin
Ilustrasi: Situ Cileunca. Foto diambil pada 14 Agustus 2018. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mumu Mujahidin

TRIBUNJABAR.ID, PANGALENGAN - Memasuki musim kemarau debit air Situ Cileunca Pangalengan, Kabupaten Bandung terus menyusut.

Selama tiga bulan ini debit air di Situ Cileunca sudah turun hingga 5 meter dari batas normal.

"Iya selama kemarau saja mulai turunnya, berarti sudah tiga bulan ini. Selama tiga bulan ini sudah lima meteran turunnya," kata Dede Entang penjaga pintu air DAM Pulo Situ Cileunca di lokasi, Rabu (24/7/2019).

Situ Cileunca sendiri memiliki kedalaman hingga 18 meter dari dasar situ. Sejauh ini air sudah tampak menyusut, sehingga setiap pinggiran situ dimanfaatkan warga untuk bertani.

VIDEO Dilanda Musim Kemarau, Situ Sipatahunan Mulai Surut, Dasar Situ Terlihat di Beberapa Bagian

Dede menuturkan penurunan debit air ini mencapai 15 sentimeter per hari. Hal itu terlihat dari alat pengukur air yang terpasang pada torn air yang terpasang di tengah situ.

"Setiap tahun juga seperti ini, saat memasuki kemarau debit air pasti berkurang. Kondisi paling parah itu kalau terjadi musim kemarau panjang, bisa sampai kering airnya," ujarnya.

Seperti diketahui debit Situ Cileunca sendiri digunakan oleh Indonesia Power sebagai tenaga pembangkit listrik. Selain itu air Situ Cileunca juga digunakan sebagai sumber air baku bagi warga sekitar Kabupaten Bandung dan Kota Bandung.

Dampak Kemarau, PDAM Majalengka Sudah Salurkan Air Bersih ke 2 Wilayah, Ini Cara untuk Dapat Bantuan

Penyusutan ini diprediksi akan terus terjadi hingga Oktober mendatang karena Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sendiri dalam rilisnya menyatakan jika puncak kemarau akan terjadi di Agustus hingga Oktober mendatang.

"Iya akan terus menyusut sampai kembali musim hujan di akhir tahun nanti," pungkasnya. (mud)

Penulis: Mumu Mujahidin
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved