Area Kering Situ Cileunca Jadi Lahan Pertanian Warga Pangalengan

Saat kemarau, warga Pangalengan memanfaatkan lahan kering Situ Cileunca untuk digarap menjadi lahan pertanian.

Area Kering Situ Cileunca Jadi Lahan Pertanian Warga Pangalengan
Tribunjabar/Mumu Mujahidin
Situ Cileunca di Pangalengan, Kabupaten Bandung. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mumu Mujahidin

TRIBUNJABAR.ID, PANGALENGAN- Sepanjang kemarau ini debit air Situ Cileunca terus menyusut. Warga setempat pun memanfaatkan lahan kering Situ Cileunca untuk digarap menjadi lahan pertanian.

Menurut pantauan Tribun, Rabu (24/7/2019), lahan yang tadinya tergenangi air kini tampak kering di bagian pinggir-pinggir Situ Cileunca.

Tampak puluhan warga setempat mulai menggarap lahan kering Situ Cileunca untuk ditanami berbagai jenis sayuran berumur pendek.

Semisal yang yang dilakukan oleh Cucu (65) warga Kampung Cibunihayu, Desa Kawarnasari, Kecamatan Pangalengan

Setiap tahun, saat terjadi kemarau, ia menggarap lahan kering Situ Cileunca.

"Sudah biasa kalau kemarau pasti kering, jadi dimanfaatkan buat bertani, lumayan sekali panen juga," ujarnya di lokasi tadi siang.

Debit Air Situ Cileunca Pangalengan Terus Menyusut, Berikut Penurunannya Sepanjang Kemarau Ini

VIDEO Dilanda Musim Kemarau, Situ Sipatahunan Mulai Surut, Dasar Situ Terlihat di Beberapa Bagian

Cucu dan suaminya tampak tengah melakukan pembibitan sayur Sawi Putih untuk ditanam di lahan kering tersebut.

Sebagian petani lainnya tampak tengah menggarap lahan dan memberi pupuk kandang agar sayuran tumbuh subur.

"Kalau Pecay (Sawi) kan umurnya pendek, paling cepat 50 hari sudah bisa dipanen, paling lama dua bulan," katanya.

Menurutnya, kemarau sudah terjadi sejak April lalu, namun Situ Cileunca mulai mengering sekitar satu bulan lalu.

"Kalau kemarau mah sudah tiga bulan lalu, tapi kalau mengering baru sebulanan jadi mulai digarap oleh warga sekitar semingguan ini," ujarnya.

Sementara Kiki (25) mengaku sangat bersyukur bisa memanfaatkan lahan kering Situ Cileunca menjadi lahan pertanian.

Meski hanya bisa dimanfaatkan sekali panen, Kiki mengaku senang bisa mendapat tambahan pendapatan.

"Iya kalau kemarau biasa mah paling hanya bisa sekali panen saja, tapi kalau kemaraunya panjang bisa sampai dua kali panen. Lumayan buat tambahan dapur," katanya.

Penulis: Mumu Mujahidin
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved