5 Fakta Terbaru Jatuhnya Cessna di Indramayu, Bentuk Pesawat Setelah Jatuh dan Kabar Korban Selamat

Diketahui, pesawat Cessna itu milik Angkasa Aviation Academy dengan Call Sign atau registrasi PK-WGU.

5 Fakta Terbaru Jatuhnya Cessna di Indramayu, Bentuk Pesawat Setelah Jatuh dan Kabar Korban Selamat
Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Pencarian korban pesawat Cessna 172 yang jatuh di Sungai Rambatan Cimanuk, Indramayu. 

TRIBUNJABAR.ID - Warsudi (40) menjadi saksi mata detik-detik jatuhnya pesawat Cessna di Sungai Rambatan Cimanuk Desa Lamaran Tarung Blok Kijang Satu, Kecamatan Cantigi, Kabupaten Indramayu.

Pesawat latih jenis Cessna itu jatuh pada Senin (22/7/2019) sekitar pukul 14.50 WIB.

Diketahui, pesawat Cessna itu milik Angkasa Aviation Academy dengan Call Sign atau registrasi PK-WGU.

Pesawat Berputar-putar

Warsudi menuturkan pesawat Cessna tersebut sempat mengalami keanehan sebelum jatuh.

Saat berada di udara, pesawat Cessna itu terlihat oleng dan menabrak kabel listrik.

"Tadi muter-muter dahulu seperti nyari tempat untuk mendarat, nabrak kabel listrik langsung terjun ke air," ujar Warsudi, Senin (22/7/2019) malam, seperti yang dikutip dari Tribun Cirebon.

Warsudi melihat ada dua korban yang muncul dari permukaan sungai dan berusaha menyelamatkan diri.

Mereka sempat memegang balok kayu yang berada di dekat sungai.

Caption: Pencarian korban pesawat jatuh di Sungai Rambatan Cimanuk Desa Lamaran Tarung Blok Kijang Satu, Kecamatan Cantigi, Kabupaten Indramayu, Senin (22/7/2019).
Caption: Pencarian korban pesawat jatuh di Sungai Rambatan Cimanuk Desa Lamaran Tarung Blok Kijang Satu, Kecamatan Cantigi, Kabupaten Indramayu, Senin (22/7/2019). (Handhika Rahman/Tribun Jabar)

Kedua korban itu bernama Arthur Arfa (25), warga Kabupaten Pasuruan dan Muhammad Salman Al Farizi.

Halaman
1234
Penulis: Fidya Alifa Puspafirdausi
Editor: Widia Lestari
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved