VIDEO Hari Pertama Ujicoba Trayek Baru Angkot di Kota Cimahi Tetap Berjalan

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cimahi resmi menguji coba trayek baru angkutan kota (angkot) jurusan Citeureup-Cimindi

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cimahi resmi menguji coba trayek baru angkutan kota (angkot) jurusan Citeureup-Cimindi via Pemkot Cimahi, pada Senin (22/7/2019).

Di hari pertama sempat ada kesalahapahaman antara Ojek Pangkalan (Opang) dan Dishub Kota Cimahi, namun kini kedua belah pihak telah bersepakat.

Hal tersebut diungkapakan Kepala Seksi Angkutan Dishub Kota Cimahi Ranto Sitanggang saat ditemui Tribun Jabar di Terminal Citeureup, Kota Cimahi.

Ranto mengatakan di hari pertama ujicoba trayek angkot baru Citeureup-Cimindi, sekitar pukul 08.00 WIB sempat ada keramaian disalah satu pangkalan ojek tepatnya di Jalan Kamarung.

"Pagi, kami sudah standby. Ternyata di lapangan Opang Kamarung banyak para sopir ojek ngumpul. takutnya ada permasalahan, kami datang ke opang, kami undang semua pengurus ojek kumpul di kamarung di kelurahan dihadiri KBO Polres, Kanit Babinsa, babinkamtibnas, unsur TNI duduk sama opang ada salah paham (Miskomunikasi)," ujar Ranto

Ranto mengaku pihaknya pada hari Sabtu (20/7/2019) kemarin telah melakukan audiensi dengan Opang yang jalurnya dilewati ujicoba trayek angkot baru tersebut.

"Saya sudah melalukan pertemuan hari Sabtu kemarin ada kesepakatan tertulis ada sebagian yang belum memperoleh informasi tersebut akhirnya kita sampai ulang bahwa ini hanya ujicoba," ujarnya.

40 Rumah Sakit Swasta Tipu Pemerintah Lewat Pencairan BPJS Kesehatan, Sudah Dilakukan Sejak 2014

Sementara itu, Rohmana (45) salah satu ojeg pangkalan di Jalan Kamarung membenarkan ada pertemuan dengan pihak terkait, ia mengatakan pihaknya mempersilahkan terhadap program pemerintah Kota Cimahi dalam melakukan ujicoba proyek angkot baru tersebut, namun menurutnya itu hanya dalam ujicoba selama lima hari ke depan dari tanggal 22-26 Mei 2019.

Ojek Pangkalan di Kota Cimahi, Senin (22/7/2019).
Ojek Pangkalan di Kota Cimahi, Senin (22/7/2019). (tribunjabar/syarif pulloh anwari)

"Katanya program pemerintah, ojeg disini tidak akan menghalangi program pemerintah kalau misalkan itu harus jadi, cuma baiknya gimana dari pihak pemerintah, harus ada kesepakatan bersama, jangan ada yang dirugikan," ujarnya.

Rohmana menilai jika nantinya trayek angkot baru tersebut dipermanenkan, Opang diwilayah Cimahi Utara yang menurutnya terdapat 300 ojeg akan dirugikan oleh trayek tersebut.

Halaman
12
Penulis: Syarif Pulloh Anwari
Editor: yudix
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved