Perebutan Kursi Menteri Memanas, Parpol Pengusung Jokowi-Maruf Tolak Parpol Pendukung Prabowo-Sandi

Panasnya perebutan kursi menteri tampak dari penolakan parpol pengusung Jokowi-Maruf Amin terhadap wacana masuknya parpol pengusung Prabowo-Sandiaga

Perebutan Kursi Menteri Memanas, Parpol Pengusung Jokowi-Maruf Tolak Parpol Pendukung Prabowo-Sandi
TRIBUN NEWS / HERUDIN
Presiden Joko Widodo didampingi Wapres Jusuf Kalla, Mensesneg Pratikno, dan Menseskab Pramono Anung serta para calon menteri, berfoto bersama usai pengumuman perombakan kabinet atau reshuffle jilid 2, di teras belakang Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (27/7/2016). Presiden mengumumkan 12 nama menteri dan Kepala BKPM. 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA- Perebutan jabatan menteri mulai memanas, tidak  hanya melibatkan partai politik alias parpol pendukung Jokowi-Maruf Amin tapi juga parpol pengusung Prabowo-Sandiaga Uno.

Beberapa parpol yang disebut tidak menolak jika ditawari gabung ke koalisi pemerintahan ialah PAN, Demokrat, dan Gerindra.

Panasnya perebutan kursi menteri tampak dari penolakan parpol pengusung Jokowi-Maruf Amin terhadap wacana masuknya parpol pengusung Prabowo-Sandiaga Uno.

PKB, misalnya, menolak wacana masuknya PAN ke dalam koalisi pemerintahan.

Penolakan tersebut disampaikan oleh Anggota Dewan Syuro PKB Maman Imanulhaq. Menurut Maman, sikap politik PAN tidak konsisten ketika berada dalam sebuah koalisi.

Hal itu dapat dilihat ketika PAN masuk dalam koalisi partai pendukung Jokowi pada Pilpres 2014. Namun, pada Pilpres 2019 PAN memilih mendukung pasangan Prabowo-Sandiaga.

Direktur Relawan Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin, Maman Imanulhaq, saat menggelar konferensi pers di Hotel Yello Paskal Hyper Square, Kota Bandung, Selasa (5/3/2019).
Direktur Relawan Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin, Maman Imanulhaq, saat menggelar konferensi pers di Hotel Yello Paskal Hyper Square, Kota Bandung, Selasa (5/3/2019). (tribun jabar/ery)

"PKB itu adalah koalisi yang sangat-sangat konsisten, tidak pernah gabung ke sana, masuk tempat menteri, di tengah jalan pindah lagi. Sekarang tiba-tiba mendekat lagi, kayak PAN, lah," kata Maman Imanulhaq dalam diskusi bertajuk "Ngebut Munas Parpol" di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (20/7/2019).

Erick Thohir Mengaku Tidak Berpikir Soal Jabatan Menteri di Kabinet Jokowi-Maruf Amin

Struktur Kabinet Jokowi-Maruf Akan Dibahas di Kongres PDIP, untuk Nama Menterinya Ini Kata Hasto

Maman mengatakan, setiap partai politik harus membangun moralitas kepartaian serta memiliki integritas dan loyalitas terhadap koalisi yang dinaungi.

Oleh sebab itu, Maman Imanulhaq menyarankan agar partai-partai yang sejak awal tidak mendukung Jokowi-Maruf Amin sebaiknya tetap berada di luar koalisi pemerintahan.

"Menurut saya ada beberapa partai yang sebaiknya tidak masuk (koalisi pemerintah), partai yang tidak jelas, yang cuma merecoki. Daripada nanti mengganggu lebih baik di sana (di luar koalisi pemerintah) sajalah sebagian," ujarnya.

Halaman
123
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved