Hasil Pemilu 2019, DPRD Kabupaten Bandung Barat Didominasi Wajah Lama, PKS Paling Banyak Dapat Kursi

Raihan kursi terbanyak didapat PKS dengan 8 kursi, disusul PDIP dan Partai Gerindra dengan 7 kursi. "Golkar, PKB, Demokrat, PAN masing-masing 5 kursi

Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Theofilus Richard
Tribun Jabar/Hilman Kamaludin
Rapat Pleno Penetapan Perolehan Kursi dan Calon Terpilih Anggota DPRD Hasil Pemilu Tahun 2019 di Parahyangan Golf, Kota Baru Parahyangan, Senin (22/7/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG BARAT - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bandung Barat melaksanakan Rapat Pleno Penetapan Perolehan Kursi dan Calon Terpilih Anggota DPRD Hasil Pemilu Tahun 2019 di Parahyangan Golf, Kota Baru Parahyangan, Senin (22/7/2019).

Ketua KPU KBB, Adi Saputro, mengatakan bahwa dari hasil rapat pleno tersebut pihaknya menetapkan 50 orang menjadi Anggota DPRD Kabupaten Bandung Barat.

Raihan kursi terbanyak didapat PKS dengan 8 kursi, disusul PDIP dan Partai Gerindra dengan 7 kursi.

"Golkar, PKB, Demokrat, PAN masing-masing 5 kursi, Nasdem 4 kursi, PPP 3 kursi dan Perindo 1 kursi," ujarnya saat ditemui usai pelaksanaan Rapat Pleno Penetapan Perolehan Kursi dan Calon Terpilih Anggota DPRD Hasil Pemilu 2019.

Parkir Liar Tak Memberikan Kontribusi Retrbusi Terhadap PAD Kota Bandung

Ia mengatkan para wakil rakyat KBB selama lima tahun ke depan masih didominasi oleh wajah lama.

Dari 50 politikus yang terpilih, 58 persen merupakan petahana dan 42 persen pendatang baru.

"Jadi Caleg terpilih yang lama ada 29 dan yang baru 21. Alhamdulillah tadi penetapannya berjalan lancar, tidak ada keberatan dari saksi parpol, Bawaslu," ucapnya.

Rapat pleno penetapan anggota DPRD Kabupaten Bandung Barat hasil Pemilu 2019, kata dia, berdasarkan surat perintah KPU RI yang mengharuskan KPU KBB segera melakukan penetapan.

"Gugatan yang sebelumnya dilayangkan Partai Berkarya tidak bisa menghalangi penetapan ini. Kami berpatokan pada KPU RI dan lampiran dari MK bahwa memang tidak ada lokus yang ditujukan ke KPU KBB," ucapnya.

Ia mengatakan, setelah rapat pleno penetapan ini, hasilnya langsung disampaikan kepada semua peserta Pemilu 2019, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Pemkab Bandung Barat.

"Sedangakan Surat Keputusan (SK) pengangkatan dan pelantikannya itu menjadi kewenangan Gubernur Jawa Barat. Kami hanya mengantarkan sampai penetapan pleno caleg terpilih," kata Ade.

Bupati Kabupaten Bandung Barat (KBB), Aa Umbara, mengatakan bahwa anggota dewan yang baru harus langsung berfikir untuk memajukan KBB dengan visi misi yang sudah ditetapkan demi memperjuangkan keiinginan masyarakat KBB.

"Setelah ada penetapan dan nanti dilantik, mari kita bersama-sama membangun dan memperjuangkan KBB agar bisa semakin maju," katanya.

Pihaknya juga mengapresiasi KPU KBB yang telah menetapkan calon terpilih anggota DPRD tersebut karena telah menjalankannya secara baik.

"Selama Pemilu juga sampai saat ini tidak ada masalah jadi saya apresiasi KPU. Selain itu selama ini partai politik, Bawaslu dan KPU terus bersinergi dengan pemerintah," ucapnya.

Tiga Pejabat DLH KBB jadi Tersangka Korupsi, Begini Kata Bupati Aa Umbara

Anak Buah Jadi Tersangka Kasus Korupsi BBM, Begini Kata Kadis DLH Kabupaten Bandung Barat

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved