Coret Dua Obat Penanganan Kanker, BPJS Kesehatan Diminta Tak Korbankan Hak Pasien

Timboel meminta defisit BPJS lantas mengorbankan hak pasien atas pelayanan yang sudah diamanatkan undang-undang.

Coret Dua Obat Penanganan Kanker, BPJS Kesehatan Diminta Tak Korbankan Hak Pasien
Pusat Green World
Ilustrasi kanker kolorektal atau kanker usus besar 

Kalau defisit harusnya dicari solusinya, jangan mengorbankan atau mengurangi manfaat peserta BPJS.

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Ermalena menambahkan hasil RDPU tanggal 11 Maret 2019 yang menyatakan Kemenkes akan menunda keputusan mencabut bevacizumab dan cetuximab dari Fornas, adalah keputusan yang mengikat. 

Keputusan Menteri Kesehatan (Kepmenkes) Nomor HK.01.07/Menkes/707/2018 yang dikeluarkan sejak 1 Maret 2019 membuat pasien kesulitan untuk mendapatkan pengobatan kanker kolorektal atau usus besar metastasis.

Dalam keputusan tersebut, obat dengan kandungan bevacizumab dan cetuximab dikeluarkan dari Formularium Nasional (Fornas).

Sebelumnya sempat diadakan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan Komisi IX DPR dan disepakati agar keputusan tersebut direvisi atau ditunda sehingga pasien masih tetap bisa mendapatkan obat tersebut.

Sayangnya sampai saat ini terjadi ketidakjelasan komunikasi mengenai penundaan pencabutan kedua obat tersebut dan pasien tidak bisa mendapatkan obat melalui BPJS.(*)

Editor: Ravianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved