40 Rumah Sakit Swasta Tipu Pemerintah Lewat Pencairan BPJS Kesehatan, Sudah Dilakukan Sejak 2014

Penyimpangan ini diperkirakan membuat kerugian negara hingga mencapai angka Rp 5 miliar per satu rumah sakit.

40 Rumah Sakit Swasta Tipu Pemerintah Lewat Pencairan BPJS Kesehatan, Sudah Dilakukan Sejak 2014
NET
Ilustrasi logo BPJS Kesehatan 

TRIBUNJABAR.ID, MEDAN - Kejaksaan tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) mencium praktik curang dan penuh manipulatif rumah sakit swasta agar bisa memperoleh keuntungan berlipat-lipat.

Praktik ini telah berlangsung lama yakni sejak 2014.

Tim Intelijen Kejati Sumut menemukan penyimpangan pencairan dana BPJS Kesehatan.

Penyimpangan ini diperkirakan membuat kerugian negara hingga mencapai angka Rp 5 miliar per satu rumah sakit.

Asisten Intelijen (Asintel) Kejati Sumut, Leo Simanjuntak menyebutkan bahwa pihaknya telah menemukan satu rumah sakit yang melakukan penyimpangan ini berdasarkan hasil operasi intelejen.

"Jadi di tahun 2019 intelijen Kejati Sumut berhasil mengungkap kasus penyimpangan pencairan dana BPJS kesehatan di sebuah rumah sakit swasta di Medan."

"Saat ini kasus sudah dilimpahkan ke bidang Pidsus untuk dilakukan penyelidikan," tegasnya kepada Tribun di Kantor Kejati Sumut, Sabtu (20/7/2019).

Ia mengungkapkan selain dari satu rumah sakit ini saja, pihak intelejen juga menemukan 40 hasil operasi lainnya di rumah sakit maupun klinik yang berpotensi melakukan hal yang sama.

"Ada 40 rumah sakit yang menjadi potensi, hasil penilitian intelejen secara besar telah menyita data-data singkat yang kami lakukan. Jadi dari tahun 2014 sampai 2018 jadi potensi kerugian negara mencapai Rp 5 miliar per satu rumah sakit," tegasnya.

Sehingga total kerugian BPJS ditaksir senilai Rp 200 miliar untuk wilayah Sumut saja.

Leo menambahkan bahwa potensi kerugian inilah yang berkontribusi membuat kerugian defisit BPJS Kesehatan di tahun 2018 mencapai Rp 16,5 triliun.

"Kami intelejen melakukan operasi yang cukup besar ketika mendapatkan informasi bahwa negara mendapatkan kekurangan terhadap dana BPJS 16,5 triliun.

Halaman
1234
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved