Warga di Kecamatan Leles dan Caringin di Kabupaten Garut Mengalami Kekeringan, Sulit Air Bersih

Warga di dua kecamatan di Kabupaten Garut melaporkan mengalami kekeringan. Keluhan itu telah disampaikan ke Badan Penanggulangan

Warga di Kecamatan Leles dan Caringin di Kabupaten Garut Mengalami Kekeringan, Sulit Air Bersih
Tribun Jabar/Isep Heri
ilustrasi kekeringan 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Wijaksana

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Warga di dua kecamatan di Kabupaten Garut melaporkan mengalami kekeringan. Keluhan itu telah disampaikan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerag (BPBD) Garut.

Kepala Pelaksana BPBD Garut, Dadi Djakaria mengatakan, dua kecamatan yang kesulitan mendapat air bersih yakni Caringin dan Leles. Pihaknya pun telah melakukan pengiriman air bersih.

"Untuk yang di Leles sudah dikirim air bersihnya oleh Dinsos. Sedangkan yang Caringin, sedang cari angkutan terdekatnya dulu," ucap Dadi, Minggu (21/7).

Kebutuhan air bersih, lanjutnya, akan segera dipenuhi Pemkab Garut. Apalagi bupati telah menjanjikan penyediaan air 24 jam bagi warga yang membutuhkan.

"Kami koordinasi dengan Dinsos dan PDAM untuk kirim air bersih. Kami juga terus siaga jika ada yang membutuhkan," katanya.

Museum Bandar Cimanuk Indramayu akan Gagas Rumah Budaya di Tahun 2020, Ini Gambarannya

Musim kemarau yang sudah berlangsung hampir dua bulan, tuturnya, menyebabkan kekeringan di sejumlah kecamatan. Selain di dua kecamatan itu, warga dari wilayah lain juga sudah meminta distribusi air bersih.

"Banyak sumur yang sudah mengering akibat kemarau. Air bersih terutama di wilayah utara sudah banyak yang berkurang," ujarnya.

Saat ini BPBD terus memantau daerah yang menjadi lokasi rawan kekeringan atau kesulitan air bersih. Menurut Dadi, kekeringan yang melanda sejumlah wilayah belum terlalu parah.

"Kalau di utara biasanya di Cibatu sudah mulai kering. Tapi sedang kami data dulu," ucapnya.

Pemkab Garut telah membentuk tim reaksi cepat untuk mengatasi kekeringan. Tim tersebut akan segera mengirim kebutuhan air bersih kepada warga yang membutuhkan.

Menjelang Iduladha, 3.000 Hewan Kurban di Cimahi akan Diperiksa Dulu Sebelum Disembelih

Penulis: Firman Wijaksana
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved