Pengadilan Musik Ke-34 Bikin Geger, Man Jasad yang Biasa Jadi Hakim Diseret Jadi Terdakwa

Pergelaran tersebut kembali menunjukkan bahwa Pengadilan Musik bersama DCDC selalu menghadirkan sesuatu yang beda.

Pengadilan Musik Ke-34 Bikin Geger, Man Jasad yang Biasa Jadi Hakim Diseret Jadi Terdakwa
Tribun Jabar/Kemal Setia Permana
Jalannya persidangan di Pengadilan Musik edisi ke-34 yang menghadirkan personel band metal Jasad sebagai terdakwa di Kantinnasion The Panas Dalam, Jalan Ambon, Kota Bandung, Jumat (19/7/2019). 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Biasa menjadi hakim, seorang pria kini harus menjadi terdakwa.

Pria berambut gondrong ini pun tak terima dan protes di muka persidangan, hingga membuat 'geger' sesaat.

Namun, aksi protes si hakim yang biasa dipanggil Man Jasad itu malah mengundang tawa pengunjung sidang.

Protesnya tak digubris. Ia tetap harus duduk di kursi terdakwa bersama empat temannya.

Itulah yang tersaji di awal gelaran Pengadilan Musik edisi ke-34 persembahan ATAP Promotions yang didukung penuh Djarum Cokelat Dot Com ( DCDC) di Kantinnasion The Panas Dalam, Jalan Ambon, Kota Bandung, Jumat (19/7/2019) malam.

Pergelaran tersebut kembali menunjukkan bahwa Pengadilan Musik bersama DCDC selalu menghadirkan sesuatu yang beda.

Di edisi ke-34, Pengadilan Musik menghadirkan personel band metal Jasad sebagai terdakwa, yang vokalisnya sudah banyak dikenal, yakni Mohamad Rohman alias Man dan kerap disebut Man Jasad.

Seperti diketahui Man Jasad selalu 'menjabat' sebagai hakim dalam setiap gelaran Pengadilan Musik

Tapi saat itu, band Jasad menjadi terdakwa, Man pun terpaksa harus turut diseret ke kursi panas, kursi terdakwa.

Personel band death metal Jasad menjadi terdakwa di Pengadilan Musik edisi ke-34 yang digelar di Kantinnasion The Panas Dalam, Jalan Ambon, Kota Bandung, Jumat (19/7/2019).
Personel band death metal Jasad menjadi terdakwa di Pengadilan Musik edisi ke-34 yang digelar di Kantinnasion The Panas Dalam, Jalan Ambon, Kota Bandung, Jumat (19/7/2019). (Tribun Jabar/Kemal Setia Permana)

Imbas hakim yang kini menjadi terdakwa, tidak hanya terjadi di awal persidangan.

Halaman
1234
Penulis: Kemal Setia Permana
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved