Partai Gerindra Gelar Rapat di Hambalang, Ini Tiga Hal yang Dibahas

Rapat digelar secara tertutup dengan dihadiri kurang lebih sekitar 65 orang dari 70 anggota dewan pembina.

Partai Gerindra Gelar Rapat di Hambalang, Ini Tiga Hal yang Dibahas
Tribunnews.com/Reza Deni
Sekjen Partai Gerindra, Ahmad Muzani 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Prabowo Subianto menggelar rapat dewan pembina Partai Gerindra di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Jumat,(19/7/2019).

Rapat digelar secara tertutup dengan dihadiri kurang lebih sekitar 65 orang dari 70 anggota dewan pembina.

Sekretaris Jenderal Gerindra Ahmad Muzani mengatakan bahwa ada tiga poin yang dibahas dalam rapat tersebut.

Pertama membahas pembentukan tim untuk menyeleksi calon Wakil Ketua DPR dan Calon Ketua DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten dan Kota.

Karena pemilihan pimpinan DPR dan DPRD menggunakan sistem proporsional atau suara terbanyak, maka dalam rapat tersebut disampaikan juga bahwa Gerindra menempatkan sejumlah orang sebagai pimpinan DPR dan DPRD.

Satu sebagai wakil ketua DPR RI, 3 sebagai Ketua DPRD Provinsi, dan 50 sebagai Ketua DPRD kabupaten atau Kota.

"Kita bentuk tim untuk menyeleksi nama-nama dimaksud untuk menempati posisi strategis di DPR RI, provinsi dan kabupaten atau kota," kata Muzani di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Jumat, (19/7/2019).

Kedua, rapat dewan pembina memutuskan adanya konsolidasi di internal Partai Gerindra secara menyeluruh. Mulai dari tingkat legislatif, struktur pengurus, hingga kader.

Muzani menambahkan pada tingkatan legislatif partai Gerindra akan menggelar program peningkatan mutu anggota dewan.

Sehingga kualitas anggota dewan dari partai Gerindra menjadi lebih baik.

Sementara itu pada tingkatan kader, partai Gerindra akan terus melakukan kaderisasi dengan memperbanyak pelatihan-pelatihan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Sementara terakhir pada tingkat struktur atau kelembagaan akan melakukan evaluasi secara menyeluruh.

Struktur partai Gerindra kata Muzani sangatlah besar, sehingga perlu adanya evaluasi.

"Tiga hal ini yang jadi pembicaraan dalam pertemuan ini,"katanya.

Menurut wakil Ketua MPR itu, rapat dewan pembina banyak membahas masalah internal.

Karena kemampuan partai menghadapi masalah eksternal sangat bergantung pada kondisi di internal partai.

"Rapat juga memperkirakan kondisi global dan nasional dan politik, dalam fase mendatang kita akan menghadapi fase yang lebih berat lagi baik persoalan global, nasional termasuk politik," pungkasnya.

"Karena itu Prabowo menyampaikan pandangan bahwa tak lain mengahdapi ini agar kita menguatkan internal kita, ini modal yang kita miliki hasil pemilu 2019 dan kita harus siap menghadapi itu."

Editor: Ravianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved